Kerajinan Tas Kayu Resin Bisa Jadi Buah Tangan Khas Kabupaten Batang

Jumat, 23 Oktober 2020 Jumadi Dibaca 3.398 kali IKM UKM UMKM
Kerajinan Tas Kayu Resin Bisa Jadi Buah Tangan Khas Kabupaten Batang
Batang - Kerajinan kayu dikenal di Indonesia sebagai budaya yang memiliki sejarah panjang, berbicara mengenai kerajinan tangan berbahan kayu, Indonesia merupakan daerah tropis dengan penghasil berbagai kayu yang akhirnya bisa dimanfaatkan untuk berkreasi.

Batang - Kerajinan kayu dikenal di Indonesia sebagai budaya yang memiliki sejarah panjang, berbicara mengenai kerajinan tangan berbahan kayu, Indonesia merupakan daerah tropis dengan penghasil berbagai kayu yang akhirnya bisa dimanfaatkan untuk berkreasi.

Hal ini yang dilakukan Bejo Prihatriyanto (27), Desa Kemiri Barat, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang yang memanfaatkan sisa bahan kayu dibuat menjadi tas kayu resin sejak tahun 2016.

“Pada awalnya itu, melihat sisa bahan kayu mebel bapak yang tidak terpakai banyak sekali dan dibiarkan begitu saja. Pertama iseng buat kolase lukisan terlebih dahulu, setelah itu terlintas dipikiran ide untuk membuat tas kayu tetapi dengan diberi resin untuk motifnya jadi tidak mengandalkan urat pada kayunya saja sebagai motif,” kata Bejo Prihatriyanto saat ditemui di Rumahnya, Kamis (22/10/2020).

Pertama buat untuk sendiri dan kemudian memberikan diri membuat sampel dan saya tawarkan ke Yogyakarta mereka tertarik, akhirnya saya memproduksi masal sampai sekarang.

Ia menjelaskan, langkah pembuatan tas kayu resin juga lumayan mudah, tinggal kita memilih  sisa-sisa kayu yang sering dibuat untuk mebel seperti kayu nangka, kayu jati, dan kayu sono keling, setelah itu bahan dipotong dan disusun sesuai ukuran tas.

“Kemudian motif dibuat dengan kayu yang mempunyai urat unik, celahnya diberi resin untuk mendukung motif urat kayu agar lebih bagus dan mewah, tahap akhirnya bagian tengah dipotong untuk dimasukkan bahan kain sebagai pelapis tas dan diberi pengunci tas,” imbuhnya.

Untuk pemasaran tas kayu resin ini masih di Yogyakarta tepatnya di Jalan Malioboro, di Kabupaten Batang sendiri masih sedikit yang membeli tas ini, mungkin karena belum familiar saja, tas kayu resin dijual dengan harga Rp450.000,00.

“Awal pemasaran tas kayu resin dijual dari mulut ke mulut, karena sekarang masih viralnya jualan online saya membuat akun instagram dan facebook untuk pemasaran saat ini. Omset  sebulan  mencapai Rp15.000.000,00, tetapi pada pandemi Covid-19 berkurang penghasilannya,” pungkasnya.

Diharapkan, tas kayu resin bisa menjadi barang khas Kabupaten Batang dan dapat menjadi buah tangan yang bagus untuk wisatawan luar kota. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 102
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184