Foto Ukiran Kayu Dari Desa Wonokerso Batang

Selasa, 29 September 2020 Jumadi Dibaca 1.566 kali Ekonomi
Foto Ukiran Kayu Dari Desa Wonokerso Batang
Batang - Seni ukir kayu adalah salah satu seni tertua umat manusia, penggunaan kayu ada sebagai hal universal dalam budaya manusia untuk menciptakan atau meningkatkan teknologi dan sebagai media kesenian.

Batang - Seni ukir kayu adalah salah satu seni tertua umat manusia, penggunaan kayu ada sebagai hal universal dalam budaya manusia untuk menciptakan atau meningkatkan teknologi dan sebagai media kesenian.

Mungkin akhir-akhir ini ukiran kayu sudah menjadi barang dengan harga jual mahal sesuai kualitas karya seninya dan dapat meneruskan tradisi budaya.

Hal ini yang menjadi motivasi Juniyanto (32) salah satu warga di Desa Wonokerso, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Jawa Tengah yang mempunyai keterampilan mengukir kayu.

Juniyanto menjelaskan, keterampilan mengukir kayu yang saya dapat ini sudah sejak 9 tahun lalu. Pada awalnya saya tidak mempunyai keterampilan sedikit saja dari kecil, mulai dari 10 tahun lalu saat itu saya mengabdi untuk membersihkan makam Wali Sultan Hadirin yang dikenal sebagai Sultan pertama di Jepara yang mengajarkan seni ukir.

“Kemudian suatu malam saya bermimpi untuk menemui Kiai Ali Ke Desa Kawak Jepara untuk belajar mendalami islam. Karena kebetulan cita-cita saya dari kecil menjadi Kiai makanya tekun belajar mendalami islam,” tuturnya.

Lebih lanjut, setelah 6 bulan kemudian saat Kiai Ali sakit dan saya melihat di dinding rumahnya ada ukiran kayu kaligrafi, pada waktu itu baru cerita bahwa Kiai Ali seorang pengukir kayu salah satu yang terkenal di Jepara.

“Dari situlah keinginan saya belajar mengukir muncul dan Kiai Ali sangat rendah hati mengajarkan keahlian mengukirnya kepada saya,” jelasnya.

Proses pembuatan foto ukiran kayu sendiri cukup mudah dan sederhana, bahan utama yang dibutuhkan lempengan kayu yang bisa diambil dari pohon jati yang kita sudah bentuk kotak sesuai ukuran, kemudian kita tempelkan foto yang akan dijadikan desain di dalam foto ukiran kayunya baru setelah kering bisa diukir.

“Untuk mengukir satu foto membutuhkan waktu 15-45 menit tergantung kesulitan dan bentuk fotonya. Dalam sehari dapat mengukir 5-10 foto ukiran kayu. Hanya proses pengecatan kayunya saja yang membutuhkan waktu sehari,” terangnya.

Produk foto ukiran kayu dipasarkan dengan melalui media sosial facebook dan dibanderol dengan harga Rp200.000,00 per foto ukiran kayu.

“Untuk omset terbilang bagus, rata-rata dalam sebulannya bisa mendapatkan Rp6.000.000,00,” imbuhnya.

Ia berharap, tradisi mengukir kayu ini bisa turun-temurun kepada generasi muda. Jika ada yang ingin belajar mengukir dengan senang hati saya akan membimbing belajar sampai bisa mengukir. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 102
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 139
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 129
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184