Pengrajin Tenun Desa Cepagan Berhasil Bertahan di Masa Pandemi Covid-19

Kamis, 24 September 2020 Jumadi Dibaca 2.124 kali Ekonomi
Pengrajin Tenun Desa Cepagan Berhasil Bertahan di Masa Pandemi Covid-19
Batang - Desa Cepagan, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang memiliki produk unggulan berupa kain tenun khas Desa Cepagan.

Batang - Desa Cepagan, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang memiliki produk unggulan berupa kain tenun khas Desa Cepagan.

Hal ini  dilakukan salah satu pengrajin Rozikin, yang menggeluti usahanya  sejak tahun 1990. Keunikan kain tenun ini diproduksi secara manual dengan menggunakan alat tenun bukan mesin membuat ada ciri tersendiri, kainnya sangat lembut. Hasil kain tenun khas Desa Cepagan sudah merambah penjualan sampai ke Bali dan bahkan di kirim ke Eropa.

“Awalnya kami mengalami kesulitan untuk menjual pada masa pandemi Covid-19 ini. Pada awal bulan puasa kemarin sampai tujuh bulan, karena  kondisi pasar yang terdampak.” Kata Pengrajin Kain Tenun Khas Desa Cepagan Rozikin saat ditemui di Gang 2 Kembaran Desa Cepagan, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Kamis (24/9/2020).

Saat ini penjualan kami ada peningkatan dari sebelumnya, karena pembeli kami yang di Bali minat pada kain tenun khas Desa Cepagan ini dan ingin melihat proses pembuatannya  secara langsung.

“Pada beberapa bulan lalu kesini dan mengobrol dan tercapai kesepakatan   jual beli yang tadinya secara cash sekarang saya ganti menjadi transfer, jika barang sudah sampai lokasi baru di bayar,” jelasnya.

Dijelaskannya, stategi untuk agar bisa bertahan yaitu dengan tetap berkomunikasi dengan relasi, inovasi varian motif produksi tenun, dan tidak lupa mempertahankan kualitas produk tenun.  

"Alhamdulilah dengan banyak inovasi  varian motif menjadi keunggulan di masa pandemi, seperti selendang, sarung pantai, dan syal kain rami cotton banyak diminati turis mancanegera," katanya.

Lebih lanjut dijelaskan,

harga kain tenun khas Desa Cepagan ini  dijual di Pasar Bali kisaran harga Rp12.000,00 sampai Rp15.000,00,  jika  hasil produksi tenunnya di ekspor ke Negara seperti Australia, Amerika, dan Italia ini kami berikan kisaran harga Rp20.000,00.

“Terakhir melalui perantara di Bali kain tenun kami di ekspor Amerika, Australia, dan Italia. Pada tanggal 11 September 2020 dan 18 September 2020  di ekspor ke Negara Italia dengan kuota 500 pcs dan 200 meter kain tenun,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 102
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 139
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 129
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184