Tetap Kreatif dan Berusaha dengan Sampah Plastik

Kamis, 17 September 2020 Jumadi Dibaca 982 kali IKM UKM UMKM
Tetap Kreatif dan Berusaha dengan Sampah Plastik
Batang - Produksi sampah plastik di Indonesia dalam satu tahun bisa mencapai 175.000 ton atau 63,9 juta ton. Bahkan, World Economic Forum menyebut Indonesia sebagai produsen sampah plastik terbesar kedua setelah Cina.

Batang - Produksi sampah plastik di Indonesia dalam satu tahun bisa mencapai 175.000 ton atau 63,9 juta ton. Bahkan, World Economic Forum menyebut Indonesia sebagai produsen sampah plastik terbesar kedua setelah Cina.

Hal itulah yang menjadi motivasi Wayan Sukis (38), salah satu warga di Desa Kaliboyo, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Jawa Tengah yang berhasil memanfaatkan sampah kantong plastik menjadi kerajinan bunga hias yang bernilai jual tinggi.

Wayan menjelaskan sampah plastik, apalagi tas kresek akan membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun untuk mengurai. Apabila tidak didaur ulang dengan baik, bisa berakibat pada pencemaran lingkungan.

“Sampah plastik inilah yang meresahkan masyarakat, bahkan dapat menyebabkan bencana banjir. Sampah plastik apabila dikubur dia tidak hancur, digali masih tetap plastik. Oeh karena itu, saya berinisiatif untuk membuat bunga hias seperti ini agar mengurangi limbah sampah plastik,” terang Wayan saat ditemui di Desa Kaliboyo, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Rabu (16/9/2020).

Proses pembuatannya pun cukup mudah dan sederhana, bahan utama yang dibutuhkan yakni sampah kantong plastik yang di press dengan setrika panas, kemudian dibuat polanya dan digunting untuk membuat daun, bunga, bahkan hiasan lainnya.

Untuk membuat satu kerajinan bunga hias, Wayan hanya membutuhkan waktu sekitar 30-60 menit, tergantung kerumitan dan modelnya. Dalam sehari, ia dapat menghasilkan 4-5 bunga hias siap jual.

Produk buatannya ini dipasarkan dengan cara berkeliling menggunakan sepeda motor dan dibanderol dengan harga Rp20.000,00 per buah.

“Untuk omset terbilang lumayan, dalam sebulannya bisa mendapat ratusan hingga jutaan rupiah, tergantung sepia tau ramainya pembeli, bahkan pernah dalam sehari mendapat uang Rp150.000,00,” imbuhnya.

Wayan berharap, masyarakat sadar akan sampah, jadi kalau bisa sampah apapun dibuatlan menjadi karya yang bernilai, jangan dibuang apalagi dibakar.

“Jika sampah organik tak perlu khawatir karena bisa menjadi kompos, tetapi jika sampah anorganik kan tidak bisa terurai. Intinya saya peduli dengan lingkungan, saya ingin desa saya bahkan negara Indonesia terbebas dari sampah plastic,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Ardhy/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 101
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184