Harga Sayuran Turun Drastis di Pasar Tradisional Batang

Selasa, 25 Agustus 2020 Jumadi Dibaca 2.191 kali Ekonomi
Harga Sayuran Turun Drastis di Pasar Tradisional Batang
Batang - Kondisi sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Batang saat ini mengalami penurunan jumlah pengunjung, hal ini berdampak pula pada harga sayur mayur yang turun drastis sampai 50 persen.

Batang - Kondisi sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Batang saat ini mengalami penurunan jumlah pengunjung, hal ini  berdampak pula pada harga sayur mayur yang  turun drastis sampai 50 persen.

Kepala koordinasi pasar Disperindag Kabupaten Batang Slamet mengatakan, pasar tradisional Batang yang merupakan pasar terbesar di Kabupaten Batang mengalami dampak penurunan harga sayuran.

“Mayoritas harga komoditas sayur mayur yang saat ini turun drastis diantaranya tomat dari harga semula Rp6.000,00 turun menjadi Rp4.000,00 per kilo, terong dari harga semula Rp6.000,00 turun menjadi Rp5.000,00 per kilo, kubis dari harga semula Rp5.000,00 turun menjadi Rp3.000,00 perkilo, bayam dari semula harga Rp5.000,00 turun menjadi Rp2.000,00 per ikat,” jelasnya.

Kemudian, cabe merah keriting dari harga semula Rp30.000,00 turun menjadi Rp18.000,00 per kilo, cabe merah teropong dari harga semula Rp30.000,00 turun menjadi Rp16.000,00 per kilo, cabe hijau dari harga semula Rp15.000,00 turun menjadi Rp12.000,00 per kilo.

Ia menjelaskan, menurunnya harga sayuran secara drastis ini karena dampak virus Covid-19 yang mengakibatkan masyarakat lebih memilih tetap di rumah dan menunggu penjual sayur keliling  karena harganya hampir  sama dengan harga  di pasar.

“Harga  kebutuhan yang mengalami penurunan  paling banyak  salah satunya sayuran, karena sayuran hanya bisa bertahan selama 3 hari saja setelah itu akan membusuk jika tidak disimpan di tempat penyimpanan,” terangnya.

Kebanyakan pedagang mengeluhkan omset penjualan mereka yang menurun bahkan kadang banyak pedagang yang tidak ada pembeli  di lapaknya.

Diharapkan, kondisi seperti ini segera normal dan kegiatan jual beli   stabil kembali. Pedagang diharapkan  mempunyai inovasi lain untuk menjual dagangannya karena pasar perdagangan sudah semakin berkembang mengikuti teknologi. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 102
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 139
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 129
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184