Penjamasan Pusaka Kabupaten Batang Digelar Sederhana

Kamis, 20 Agustus 2020 Jumadi Dibaca 869 kali Seni dan Budaya
Penjamasan Pusaka Kabupaten Batang Digelar Sederhana
Batang - Tradisi penjamasan atau penyucian sejumlah pusaka milik Kabupaten Batang tetap digelar pada Malam 1 Suro 1954 atau 1 Muharam 1442 Hijriyah, meski secara sederhana di tengah pandemi Covid-19.

Batang - Tradisi penjamasan atau penyucian sejumlah pusaka milik Kabupaten Batang tetap digelar pada Malam 1 Suro 1954 atau 1 Muharam 1442 Hijriyah, meski secara sederhana di tengah pandemi Covid-19.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Batang Wihaji, Wakil Bupati Suyono beserta ahli waris Tombak Pusaka Kyai Abirawa, RM. Susanto Waluyo yang merupakan keturunan Pangeran Batang di Pendopo Kabupaten Batang, Rabu (19/8/2020).

Prosesi penjamasan diawali dengan penyerahan Tombak Pusaka Kyai Abirawa dari Bupati Wihaji kepada RM. Susanto untuk dikirab mengelilingi halaman Kantor Bupati Batang. Pusaka lain yang ikut dikirab antara lain : Payung Sungsung Tunggul Naga, Keris Piyandel Adipati Pertama dan tiga tombak pengiring.

“Penjamasan pusaka sudah menjadi tradisi yang biasanya mengundang masyarakat, namun karena masih adanya pandemi Covid-19, malam hari ini khusus internal terdiri dari sebagian Aparatur Sipil Negara dan ahli waris,” kata Bupati Wihaji.

Bupati menerangkan, kegiatan ini bagian dari pelestarian budaya sekaligus merefleksi 1 Muharam atau 1 Suro untuk menyucikan pusaka.

“Kita pun ikut menyucikan diri barangkali ada kebatilan atau keburukan, direfleksi supaya semuanya lebih baik lagi di masa depan,” katanya.

Pada kesempatan itu, Bupati Wihaji memanjatkan doa agar di usia ke-75 Indonesia menjadi semakin baik dengan memperkokoh persatuan dan kesatuan.

Ia berharap, semoga ke depan pandemi segera usai dan Indonesia tambah maju.

Sementara itu, juru rawat pusaka, Sriyatmo menuturkan, dalam menjamas pusaka tidak ada perlakuan khusus atau perbedaan, hampir semuanya dilakukan dengan cara yang sama.

“Proses awalnya pusaka direndam dulu dengan air kelapa, dijamas memakai jeruk nipis, diolesi minyak melati, cendana, mawar dan kenanga yang dijadikan satu,” tuturnya.

Menurut dia, penjamasan pusaka harus dilaksanakan setiap Malam 1 Suro untuk melestarikan adat dan tradisi. Generasi muda perlu mengetahui prosesi penjamasan telah dilakukan sejak zaman nenek moyang kita.

“Pelestarian tradisi ini harus terus dilakukan, bahkan sejak zaman nenek moyang supaya pusaka-pusaka milik leluhur tidak hilang begitu saja. Saya harap para pemuda ikut melanjutkan tradisi penjamasan pusaka, agar tetap lestari,” pintanya.

Sejumlah pusaka yang dirawat selama ini antara lain : Tombak Kyai Penatas, Kyai Jalubung, Kyai Baru Tropong, Kyai Sapit Abon, Biring Lanang, Biring Wedok, Pedang Kyai Sabet, Keris Kyai Sabuk Tampar dan lainnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 101
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184