Kreativitas Masyarakat Desa Sodong Batang, Membuat Minyak Herbal Dari Daun Serai

Selasa, 28 Juli 2020 Jumadi Dibaca 1.381 kali IKM UKM UMKM
Kreativitas Masyarakat Desa Sodong Batang, Membuat Minyak Herbal Dari Daun Serai
Batang - Pada pandemi Covid-19 saat ini banyak masyarakat yang berkreativitas mengolah bahan-bahan yang tadinya tidak ada fungsinya menjadi memiliki nilai jual. Seperti daun serai yang diproses menjadi minyak serai herbal yang mempunyai manfaat sebagai obat herbal.

Batang - Pada pandemi Covid-19 saat ini banyak masyarakat yang berkreativitas mengolah bahan-bahan yang tadinya tidak ada fungsinya menjadi memiliki nilai jual. Seperti daun serai yang diproses menjadi minyak serai herbal yang mempunyai manfaat sebagai obat herbal.

Hal ini disampaikan oleh Petani Serai Slamet Riyadi (51) di Desa Sodong, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Selasa (28/7/2020).

“awal saya mempunyai ide membuat minyak serai herbal itu dahulu di desa sodong banyak petani serai ada kerjasama bersama perhutani untuk menanam serai. Tetapi pada waktu panen tidak dimanfaatkan daunnya, jaman dahulu banyak petani yang membakar daunnya karena tidak memiliki nilai jual.” jelasnya.

Dijelaskannya, ide muncul membuat minyak serai saat saya belajar dengan teman saya yang mengelola pembuatan minyak jadi saya memiliki keinginan membuat minyak serai. Setelah itu dengan alat yang masih sederhana dan tradisional yang bernama ketel besar yang dapat menampung 70 kilo daun serai.

“Untuk membuat minyak serai herbal, tumpukan daun yang dipanen dimasukkan ke dalam tungku panas agar kualitas minyak serai baik, maka suhu panas harus tetap terjaga dengan waktu satu jam lebih. Minyak serai keluar dari uap yang muncul dari pengukusan daun yang mengalir melalui pipa besi.

Dalam poses mengalirnya ini juga dilakukan pendinginan dengan air dalam ketel besar. Proses pendinginan dilakukan agar minyak yang keluar dalam keadaan dingin. Karena masih bercampur dengan uap air, juga dilakukan penyaringan.

“Minyak serai dijual dengan harga Rp10.000,00 untuk botol 15ml, Rp20.000,00 untuk botol berisi 30ml, Rp30.000 untuk botol berisi 50ml, dan Rp150.000 untuk botol berisi 500ml” Ungkapnya.

Tidak hanya sebagai minyak herbal, akan tetapi limbah dari minyak serai seperti daun dapat diproses menjadi bantal dan sisa airnya bisa dimanfaatkan untuk ngepel. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 101
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184