Batang - Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang mempunyai luasan 4300 hektar. Dari luasan tersebut, 430 hektar di harapkan Presiden Joko Widodo harus selesai dalam kurun waktu enam bulan.
Batang - Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang
mempunyai luasan 4300 hektar. Dari luasan tersebut, 430 hektar di harapkan
Presiden Joko Widodo harus selesai dalam kurun waktu enam bulan.
Hal ini disampaikan Dirjen Ketahanan dan
Pengembangan Akses Industri Internasional (KPAII) Doddy Widodo saat melakukan
kunjungan di KIT Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jumat
(24/7/2020).
Dirjen KPAII mengatakan, KIT Batang menjadi perhatian
kita dalam percepatan pembangunan dan pengelolaannya, yang diharapkan jadi magnet untuk menarik
investor asing.
"Sekitar 108 hingga 2027 hektar akan dibangun
sampai tahun 2024, tidak hanya sebagai daya tarik tapi menjadi suplay dikoridor
utara antar Serang Banten dan Banyuwangi Jawa Timur,†jelasnya.
Dijelaskannya, dari segi infrastruktur KIT Batang
memiliki kelebihan yang menjadi jawaban keluhan para investor.
"Keluhan investor utama yakni harga lahan yang
bergejolak tinggi setelah ditetapkan menjadi kawasan industri tetapi pada KIT
Batang harga lahan dan fasilitas yang lebih bersaing serta mampu bersaing dengan Kawasan Industri Cina,"
katanya.
Kementrian Perindustrian sangat mendukung konsep KIT
Batang yang nantinya terintegrasi dengan perumahan buruh, pendidikan, layanan
kesehatan serta adanya rantai suplay antar pabrik.
Sementara, Bupati Batang Wihaji mengatakan, di
Indonesia ada sekitar 118 kawasan industri dan KIT Batang menjadi yang ke 119.
Ia juga menganalogikan KIT Batang bagaikan bunga
yang siap dihinggpi oleh lebah yang akan menghasilkan madu.
"Inilah analogi KIT Batang yang lagi kita
persiapkan bunga-bunganya agar lebah pada datang yang akhirnya melahirkan
madu," tandasnya.
Bupati berharap, dukungan dari berbagai Kementerian
dengan regulasinya untuk percepat kehadiran para investor, ketika ada investasi, dan ada
tenaga kerja, ada perputaran uang maka berdampak pada pertumbuhan
ekonomi," ungkapnya.
Berdirinya KIT Batang semuanya harus bahagia, dari
mulai masyarakatnya, Pemda, Pemerintah pusat dan pengusahanya dan kawasan
indutri yang lainnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)