Produk Kerajinan WBP Rutan Batang Mulai Diminati Warga

Senin, 13 Juli 2020 Jumadi Dibaca 547 kali IKM UKM UMKM
Produk Kerajinan WBP Rutan Batang Mulai Diminati Warga
Batang - Rutan Kelas IIB Batang mulai melebarkan sayapnya untuk mempromosikan produk-produk kerajinan hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) kepada warga.

Batang - Rutan Kelas IIB Batang mulai melebarkan sayapnya untuk mempromosikan produk-produk kerajinan hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) kepada warga.

“Walaupun WBP berada di dalam, mereka diberikan kesempatan untuk bisa berkarya menghasilkan sesuatu yang berguna bagi bangsa dan negara,” tutur Kepala Rutan Kelas IIB Batang, Rindra Wardana, saat meninjau stand produk di area car free day di Jalan Veteran Kabupaten Batang, Minggu (12/7/2020).

Beberapa produk yang dihasilkan antara lain teh tubruk dijual dengan harga Rp5.000,00, es aloe vera dijual dengan harga Rp3.000,00, keset dijual dengan harga Rp11.000,00, pupuk kompos dijual dengan harga Rp15.000,00, keranjang dijual dengan harga Rp20.000,00 dan bronjong dijual dengan harga Rp150.000,00.

Rindra mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Batang yang telah memberikan kesempatan untuk dapat mengenalkan produk-produk yang dihasilkan WBP.

“Produk spesial mereka yaitu pupuk kompos yang berasal dari sisa daun-daun hasil tebangan pohon dan minuman es aloe vera. Ini menunjukkan kita berupaya kembali ke alam, memperbaiki kondisi lingkungan agar bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Ia mengharapkan, melalui kegiatan ini masyarakat tidak memandang sebelah mata lagi, dengan banyaknya karya yang dihasilkan WBP.

“Masyarakat pun diharapkan serta merta membantu kami. Sesungguhnya ada tiga komponen yang tidak boleh lepas dari pembinaan yakni peran WBP, petugas dan masyarakat,” pintanya.

Dengan masyarakat dapat menerima keberadaan WBP, sama halnya membantu pihak Rutan Batang melakukan pembinaan tentu sangat berguna.

“Pihak Rutan juga kini dituntut “Go Green”, namun tetap produktif dan menggerakkan ekonomi kerakyatan dengan pemanfaatan sumber daya yang ada secara maksimal,” imbuhnya.

Sementara, salah satu WBP, Muhammad Alam mengutarakan, pelatihan yang diberikan oleh pihak Rutan sangat berguna saat keluar nanti.

“Selama di dalam Rutan saya diberikan pelatihan cara memproduksi pupuk kompos, keset dan keranjang. Yang penting itu pengalaman dulu, buat apa punya banyak modal, tapi miskin pengalaman,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, pengunjung car free day, Indah mengatakan, produk yang dihasilkan WBP Rutan Batang sangat beragam. Hal itu merupakan sisi kreativitas mereka yang ditunjukkan dengan hasil karya yang tidak kalah dengan produk di pasaran.

“Saya beli keset dua dapat gratis satu. Ada juga teh tubruk dan minuman lidah buaya yang baik sekali buat kesehatan tubuh kita,” sanjungnya.

Ia mengapresiasi atas kreativitas WBP karena akan berdampak positif bagi masa depan mereka. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 101
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184