Suporter Persibat melakukan penghormatan setelah memenangkan laga pertandingan. Pemain dan Manajemen Persibat membentuk formasi lingkaran di tengah lapangan.
Laga Persibat Batang Vs Persibas Banyumas Liga 2 group 3 berakir kemenangan Persibat dengan skor 2:0 di Lapangan M. Sarengat Batang. Pertandingan dengan tensi tinggi dari menit awal Persibat mampu tundukan Persibas, Persibat yang mampu mencipatakan peluang namun kurangnya ketenangan pemain depan sehingga tidak dapat dimanfaatkan.
Hapidin (7) Persibat yang mampu mengecoh pertahanan Persibas di menit 25 mampu menjebol gawang persibas yang di jaga oleh Syaiful Amwar (99) dengan tendangan kerasnya di luar kotak pinalti, sehingga merubah kedudukan menjadi 1-0 untuk Persibat.
Unggul terlebih dahulu menamabah semangat pemain Persibat dengan serangan yang terus di lancarkan hingga di menit 30 captain Persibat dengan nomor pungung (3) Arif Budiono yang mendapatkan umpan lambung dari Hapidin (7) mampu dimanfaatkan melalui sundulan kepala yang tak hisa di tepis oleh penjaga gawang Persibas.
Ketinggalan dua gol pemain Persibas tak patah arang untuk menyamakan kedudukan dengan serangannya, kemelut di depan gawang Persibat dapat di manfaatkan Fidlan Ahmad (22) yang menjebol gawang Persibat yang jaga M.Sendri Johan Syah, namun gol tersebut di anulir oleh wasit Ahmad Iksan dari Pasuruan karena dinyatakan posisinya offside.
Di paruh kedua pemain Persibat bertambah semangat dengan kehadiran Bupati Batang Wihaji, serangan demi serangan kedua kesebelasan tidak mampu merubah kedudukan, kekokohan pemain Persibas tak bisa di jebol hingga peluangpun mamou di mentahkan oleh sangkiper Persibat, hingga peluit panjang di bunyikan kedudukan tetap 2-0 untuk kemenangan Persibat.
Ketua Umum Persibas Banyumas Supangkat mengatakan, "Pertandingan di Batang merupakan tour yang terakhir namun dewi fortuna belum berpihak pada tim kami, yang pasti kami ucapkan selamat kepada Persibat yang bermain bagus." katanya.
Kekalahan kami karena ada beberapa pemain inti yang tidak bisa di turunkan yang menjadikan kekalahanya, karena juga ada dua pemain yang terkena akumulasi kartu kuning dan yang yiga karena cidera. "kami tidak bisa main olaut sehingga di babak pertama kita kecolongan dan di babak kedua kita betupaya namun demikian dewi fortuna tidak betpihak pada Persibas." Jelas Supangkat.
Asisten Pelatih Persibata Abdul Mungin mengayakan, "Pertandingan hari ini kita bermain lumayan bagus, namun karena kurang kepercayaan diri pemain sehingga peluang yang di ciptkan tidak mampu dimaksimalkan menjadi sebuah gol." Katanya.
Kami juga bertetimkasih kepada pemain karena ini tandamg terakhir yang mampu meraih poin penuh bagi Persibat, karena dua pertandingan terkhair lagi kita bertandang.
"Dua laga nanti sudah pasti menjadi laga final karena persaingan di empat besar ini begitu ketat selisih hanya satu pertandingan kalau kita kita tergelincir satu pertandingan kita selesai."
Untuk sementara laskar Alas Roban julukan Persibat Batang saat ini bercokol di posisi ke empat klasemen sementara grup 3 Liga 2 mengoleksi 15 point. (Edo/McBatang)
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.