Disperindag Jateng Gelar Operasi Pasar untuk Tekan Harga Gula

Senin, 11 Mei 2020 Jumadi Dibaca 863 kali Ekonomi
Disperindag Jateng Gelar Operasi Pasar untuk Tekan Harga Gula
atang - Selama bulan suci Ramadan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menggelar Operasi Pasar Gula Pasir bekerjasama dengan Satgas Pangan dan Industri Gula Nusantara (IGN), di sejumlah pasar Kabupaten/Kota.

Batang - Selama bulan suci Ramadan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menggelar Operasi Pasar Gula Pasir bekerjasama dengan Satgas Pangan dan Industri Gula Nusantara (IGN), di sejumlah pasar Kabupaten/Kota.

Operasi pasar ini dilakukan untuk menekan harga jual gula pasir yang saat ini masih cukup tinggi antara Rp15.000,00 - Rp18.000,00, agar sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yaitu Rp12.500,00 per kilogram.

“Dengan ketersediaan gula yang ada di IGN, maka Insyaallah kita akan melakukan operasi pasar tidak hanya di Kabupaten Batang saja, tapi berbagai daerah lainnya di Jawa Tengah,” kata Kepala Disperindag Provinsi Jawa Tengah, Arif Sambodo saat meninjau Operasi Pasar Gula Pasir, di Pasar Limpung Kabupaten Batang, Senin (11/5/2020).

Disperindag Jateng dan IGN menyiapkan 4 ton gula pasir putih cukup untuk memenuhi kebutuhan 2.000 orang.

“Dalam operasi pasar ini, warga hanya diperbolehkan melakukan pembelian maksimal sebesar 2 kilogram,” jelasnya.

Saat ini posisi dari gula pasir di Jateng sedang memasuki masa transisi yaitu barang yang baru dengan harga yang murah sudah mulai berdatangan. Maka para distributor dan pedagang diharapkan untuk menyesuaikan harga di pasaran.

“Dan para konsumen tidak perlu melakukan pembelian dalam jumlah besar karena Pemerintah menjamin ketersediaan gula di Provinsi Jawa Tengah,” tandasnya.

Sementara, Kepala Disperindagkop dan UKM Kabupaten Batang, Subiyanto menambahkan, operasi pasar gula pasir ini digelar karena melihat perkembangan harga jual di Batang sudah mencapai Rp18.000,00. Maka Disperindag Jateng bekerjasama dengan IGN merasa perlu menyetabilkan harga sesuai dengan HET.

“Untuk Disperindagkop dan UKM Batang akan bekerjasama dengan Bulog dengan menyiapkan 10 ton gula pasir dan dalam waktu dekat segera didistribusikan ke Pasar Batang, Bawang, Bandar dan Warungasem,” bebernya.

Subiyanto menerangkan, di tengah pandemi Covid-19 warga yang akan membeli gula harus mengikuti protokol kesehatan sesuai arahan dari Pemerintah Kabupaten Batang.

“Konsumen tidak boleh membeli dalam jumlah besar, tiap orang cukup 2 kilogram. Bagi distributor juga tidak diperkenankan menimbun gula terlalu lama, akan lebih baik langsung menjual kepada konsumen sesuai HET Rp12.500,00,” terangnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur IGN Cepiring Kendal M. Burhan Murtaki mengatakan, Operasi Pasar Gula Pasir telah digelar sejak awal bulan Ramadan di berbagai daerah, meliputi Surakarta, Demak, Semarang, Temanggung dan Kendal.

“Disperindag Jateng dan IGN berupaya memutus rantai distribusi dengan menjual langsung ke pasar-pasar dan konsumen, sehingga membantu Pemerintah menyetabilkan harga gula Nasional serta membantu masyarakat mendapatkan gula dengan HET,” tuturnya.

Burhan memastikan bahwa setiap kali operasi pasar digelar selalu menerapkan physical distancing atau menjaga jarak aman, memakai masker dan setelah transaksi jual beli disediakan cairan antiseptik, agar terhindar dari pandemi Covid-19.

“Saya kira harga gula pasir akan berangsur-angsur turun karena bulan Juni mendatang memasuki masa giling tebu,” imbuhnya.

Salah satu konsumen, Sekaesih mengaku sangat terbantu dengan adanya operasi pasar gula pasir sehingga dapat memenuhi kebutuhan lainnya.

“Saya ucapkan terima kasih banyak sudah dibantu. Kalau bisa operasi pasar sering digelar, supaya kami masyarakat kecil yang penghasilannya pas-pasan dapat mencukupi kebutuhan sehari-hari,” pintanya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 102
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184