Pekerja Wisata di Kabupaten Batang Sambung Hidup Berjualan Takjil

Jumat, 08 Mei 2020 Jumadi Dibaca 788 kali Ekonomi
Pekerja Wisata di Kabupaten Batang Sambung Hidup Berjualan Takjil
Batang - Pekerja di tempat wisata menjadi profesi yang terdampak akibat pandemi Covid-19. Sebagai orang yang harus berkomunikasi langsung dengan wisatawan, mereka kini diliburkan sampai waktu tidak bisa ditentukan.

Batang - Pekerja di tempat wisata menjadi profesi yang terdampak akibat pandemi Covid-19. Sebagai orang yang harus berkomunikasi langsung dengan wisatawan, mereka kini diliburkan sampai waktu tidak bisa ditentukan.

Hal tersebut disampaikan oleh Sigit Pramono yang bekerja di salah satu tempat wisata yang berada di Kabupaten Batang.

“Pandemi Covid-19 membuat kehilangan penghasilan pokoknya, akhirnya banting setir berjualan takjil saat sore hari.” kata Sigit Pramono saat diwawancarai di tempat jualannya di Jalan RE Martadinata No.7 Karangasem Selatan Kecamatan Batang Kabupaten Batang, Kamis (7/5/2020).

“Hasil pendapatan tersebut sebenarnya tak mencukupi disituasi seperti ini. Pekerja di tempat wisata akan sulit untuk dapat bertahan dari dampak Covid-19 menggucang industri pariwisata” jelasnya.

Dijelaskannya, dengan situasi seperti ini pekerja di tempat wisata di Kabupaten Batang masih berusaha bertahan semaksimal mungkin terkait finansial. Namun tidak dapat memprediksi akan sampai kapan dapat bertahan.

“Dengan berjualan takjil untuk buka puasa dengan menyajikan es timun emas dan es pisang ijo yang dijual dengan harga Rp5.000 per gelas, cukup untuk kebutuhan sehari-hari.” tuturnya.

Ia berharap, perhatian dan simpati dari Pemerintah Kabupaten Batang dapat memberikan bantuan dengan tepat sasaran tidak ada yang dirugikan. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi).

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 102
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184