Nilai Investasi Pabrik Kakao di Batang 105 Milyar

Rabu, 16 Agustus 2017 Lukman Hadi Lukito Dibaca 1.049 kali Ekonomi
Nilai Investasi Pabrik Kakao di Batang 105 Milyar
Penekanan Tombol oleh Bupati Batang dan Dirjen Indutri agro Kementrian Industri dan Jajaran PT Pagilaran menandai dimulainya pembangunan Pabrik Kakau
Proyek Pembangunan Pusat Pengembangan Kompetensi Industri Pengolahan Kakao Terpadu PT. Pagilaran Kabupaten Batang yang akan dibangun di Desa Sigayung Kecamtan Kandeman bernilai Rp.105 Milyar.

Direktur PT Pagilaran Rahmat Gunardi mengatakan Pendirian pabrik kakao di Batang sebagi upaya menyambungkan dengan kepentingan prekebunan dan industri primer, karena kita banyak mengalami kendala pada biji kakau yang di mainkan banyak pihak dan pasar yang fluktuatif sehingga menjadi sulit kita kendalaikan di hulu.

“Karena prodak perkebunan yang menentukan harga yaitu pasar bukan produsen, oleh sebab itu maka sebuah upaya bagaiman biji kakao yang produk agrikultur digeser ke wilayah manufaktur, maka kalau suda jadi coklat yang menentukan harga coklatnya pabrikan,” kata Rahmat Gunardi saat Ground Breaking, Selasa (15/8) di Desa Sigayung Kecamtan Kandeman.

Pabrik Kakao ini juga sebagai upaya berbagai dengan dengan rakyat, karena kami merupakan lembaga pendidikan UGM (Univertas Gajah Mada) maka nilai – nilai yang kita pakai sebagai Universitas kerakyatan yang tentu saja membela kepentingan petani.

”Kita berbagi manfaat sehingga petani bisa mendapatkan manfaat lebih baik yang tentunya keinginanya terus berkembang, yang sat ini petani kakao sudah usia 50 tahun dengan pemerintah udah berinvestasi besar kelak ada yang ngurus apa tidak. Maka industri ini membangun sebuah pemikiran yang kelak dapat menginspirasi generasi muda.” katanya.

Adapaun bahan baku kakao yang kita butuhkan 8000 Ton dalam setahun, semoga kita bisa mencukupi kebutuhan tersebut dengan menggandeng petani plasma binaaan PT. Pagilaraan sampai dengan Jawa Timur dan sebagian di Luar Jawa.

“Untuk kebutuhan Kakao di pabrik ini mencapai 8000 ton pertahun, sehingga tidak menutup kemungkinan kita akan mendatangkan Kakao dari Sulawesi, dan pabik ini akan kita bangun sampai tahap pabrik Leaker dan tahun depan sampai ke Bater dan Powder dan Paste.” katanya.

Dirjen Industri Agro Kementrian Industri Panggah Susanto mengatakan, Pembangunan pabrik kakao ini untuk mempercepat hilirisasi pengembangan kakao serta menjadi pusat berbagi kegiatan dari pusat produksi, wahana untuk riset dan inovasi pembelajaran sinergi Perguruan Tinggi, masyarakat, dan pengembangan sumber daya manusia yang berkompetinsi.

“Sebenarnya Pabrik ini pusat pengembangan kakao multi fungsi sebagai penggerak petani kakao di wilayah Jawa Tengah dan wilayah Jawa pada umumnya dan tentunya nanti bisa bisa ditularkan dan dikembangkan di wilayah yang lain.” katanya.

Adapun nilai investasinya mencapai Rp. 105 milyar untuk pembangunan gedung dan peralatan mesin, pabrik ini tidak terlalu besar untuk ukuran indutri skala komersial penuh namun melihat dari fungsinya nilai investasi dan nilai fungsi yang cukup besar ini harus dioptimalkan.

“Karena pabrik kakao milik pemerintah yang terbesar maka dari tim UGM dan tim dari Kementrian Perindustrian akan mengawal secara terus menerus sampai terselesainya pabrik ini dengan baik yang akan selesai di Bulan Desember 2017.”

Bupati Batang Wihaji yang ikut dalam Ground Breaking atau peletakan batu pertama mengatakan, Pabrik Coklat yang akan dibangun merupakan terbesar milik Pemerintah yang berada di Kabupaten Batang, karena kita memiliki potensi kakao yang di miliki PT. Pagilaran sebanyak 200 Ha dan bahan baku yang sudah jelas ada.

“Pabrik ini akan membutuhkan tenaga kerja kurang lebih 1000, kami harapkan dapat mengambil tenaga kerja dari Kabupaten Batang, paling tidak dapat membantu mengurangi pengangguran yang ada di Kabupaten Batang,” katanya.

Bupati juga berharap kepada investor untuk menginvestasikan di Kabupaten Batang karena Batang memiliki pusat energi listrik dengan berdirinya PLTU 2x1000 MW, serta memliki iklim investasi yang kondusif kalau dikoordnasikan dengan baik. (Edo/McBatang)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 100
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184