Bupati Batang : Melestarikan Adat Namun Tak Berkerumun

Rabu, 08 April 2020 Jumadi Dibaca 1.793 kali Seni dan Budaya
Bupati Batang : Melestarikan Adat Namun Tak Berkerumun
Batang - Sebagai tanda pelestarian terhadap budaya leluhur, menjelang Hari Jadi ke-54, Pemerintah Kabupaten Batang hanya melaksanakan adat istiadat namun dengan prosesi yang sangat sederhana dan tidak berkerumun.

Batang - Sebagai tanda pelestarian terhadap budaya leluhur, menjelang Hari Jadi ke-54, Pemerintah Kabupaten Batang hanya melaksanakan adat istiadat namun dengan prosesi yang sangat sederhana dan tidak berkerumun.

Para sesepuh adat yang berjumlah tujuh orang cukup mengkirab Tombak Pusaka Kyai Abirawa beserta Keris Piyandel Adipati Pertama, Payung Sungsung Tunggul Naga dan tiga tombak pengiring berkeliling kompleks Kantor Bupati Kabupaten Batang.

“Besok Rabu (8/4) Hari Jadi Kabupaten Batang, ini kan adat yang biasanya dikirabkan, sesuai di pidato ulang tahun, kita tidak ada acara apa-apa. Cuma karena ini tradisi tetap dilaksanakan tanpa kirab, yang penting adat dan tradisi lestari,” kata Bupati Batang Wihaji, usai menyemayamkan Tombak Pusaka Kyai Abirawa di Gedung Pusaka, Kabupaten Batang, Selasa (7/4/2020).

Ia menegaskan, yang patut digaris bawahi adalah di tengah pandemi Covid-19, semua pembawa pusaka mempraktikkan protokol kesehatan, dengan tetap mengenakan masker.

“Dalam melaksanakan tradisi ini dilakukan sesederhana mungkin dan tidak melibatkan masyarakat, sehingga tidak menimbulkan kerumunan massa,” jelasnya.

Bupati Wihaji menambahkan, menjelang Hari Jadi Kabupaten Batang memang ada doa khusus yang dipanjatkan kepada Allah Ta’ala.

“Nanti malam kita menggelar doa bersama dan khotmil quran secara online melalui chanel youtube Batangtv. Salah satunya mendoakan agar problem Corona segera selesai,” tandasnya.

Sementara, salah satu keturunan Kanjeng Adipati Raden Suryodiningrat, Raden Susanto Waluyo mengutarakan, kegiatan kali ini lebih sederhana dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, karena masyarakat Kabupaten Batang sedang dalam suasana pandemi Covid-19. Hal itu sesuai arahan dari Pemerintah Pusat, untuk menghindari munculnya kerumunan massa.

“Kita berupaya melestarikan adat istiadat, untuk tidak meninggalkan budaya dan memohon kepada Allah Ta’ala, supaya virus Corona di Kabupaten Batang segera sirna,” terangnya.

Raden Susanto memaparkan, ada doa-doa khusus yang dipanjatkan saat prosesi para sesepuh mengkirab enam pusaka itu.

“Kita memanjatkan doa tolak bala (penangkal bencana) dalam bentuk macapat (tembang tradisional Jawa). Tujuannya supaya segala wabah dan penyakit sirna dari bumi Kabupaten Batang,”  pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 101
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184