Ponpes Pilihan Utama Mendidik Anak

Rabu, 09 Agustus 2017 Lukman Hadi Lukito Dibaca 733 kali Kegiatan Keagamaan
Ponpes Pilihan Utama Mendidik Anak
Bupati Batang Wihaji memberikan sambutan di Majlis Sema'an Al-Quran
Sekolah berbasis Pondok Pesanteren sekarang menjadi pilihan utama orang tua untuk menyekelohakan anaknya agar menjadi orang yang pintar dan berkarakter akhlakul kharimah.

Hal tersebut di sampaikan Bupati Wihaji dihadapan ribuan orang yang menghadiri Majlis Sema'an Al-Quran yang bertempat di SMK Ma'arif Nu Limpung Senin malam, 8/8.

“Zaman teknologi sekarang ini banyak orang kota menyekolahkan anaknya di sekolah berbasis pondok pesantren, karena menilai paling tepat untuk menimba ilmu.” Ujar Bupati.

Pendidikan karakter yang berbasis agama sangatlah penting bagi kehidupan, karena nantinya akan berpengaruh sekalai terhadap perilaku keseharian seseorang nantinya, ponpes dengan disiplin ilmu agama akan merubah kabupaten Batang menjadi yang berdaya saing yang di landasi nilai-nilai agama Islam.

“Sekarang Ponpes tidak saja dimengajarkan ilmu agama, tapi juga mengajarkan ilmu akuntansi, ilmu perbengkelan dan ilmu pertanian, sehingga alumni ponpes bisa bersaing dengan sekolah umumlainya.” Katanya.

Ia juga berharap dengan berdirinya PLTU di kabupaten Batang maka Batang akan memasuki industrialisasi, karena akan banyak perusahaan besar yang berinvestasi di sini, untuk itu manfaat peluang ini dengan baik siapkan generasi muda yang energik berdaya saing dengan SDM yang mumpuni.

“Kami harap SMK Maarif NU Limpung yang berbasis ponpes mampu mencetak siswanya yang berdaya saing.” Pinta Bupati.

Disampaikan juga oleh Bupati, Majlis Sema'an Al-Quran yang menghadirkan KH. Agus Sabuth Panoto Projo dari Kediri Jawa Timur dan KH. Baqoh Arifin dari Magelang Magelang Jawa Tengah untuk di jadikan sebagai orientasi bagi siswa baru.

Dalam kesempatan tersebut Bupati juga menyampaikan program dihadapan pengajian Majelis Sama’an Alquran, yang salah satunya programny yang akan di laksankan di bulan Oktober dengan memberikan santunan kematian bagi masyarakat miskin yang nilainya Rp. 1 juta. (Edo/McBatang)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 101
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184