Bupati Batang Wihaji (2 dari kanan) dan Wakilnya Suyono bersama - sama Petugas Kebersihan memunguti sampah di Pantai Sigandu
Bupati Batang Wihaji Bersama Wakilnya Suyono bersama ratusan dari elemen masyarakat melakukan bersih β bersih Pantai Sigandu Jumat, 4/8/17.
Bersih pantai yang di gagas oleh Palang Merah Indonesia ( PMI ) Kabupaten Batang melbatkan anggota TNI dari Kodim 0736 Batang, Polres Batang, Pelajar dan Intansi Pemerintah di Lingkungan Kabupaten Batang dan Lembaga Swadaya Masyarakat.
Bupati Batang Wihaji ikut bersih β bersi memungut sampah bersama pelajar mengatkan, β bersi β bersi pantai ini yang di kerjakan secara bersama mencerminkan guyub rukun antara TNI, Polri dan Intansi Pemerintahan dan masyarakat, PMI, Pegiuat lingkungan hidup, yang peduli terhadap masa depan lingkungan yang khususnya eksosistem laut terjaga keasrianya dan keindahanya.β Katanya.
Ia juga mengatakan, budaya dan kebiasaan masyarakat kita yang suka buang sampah sembarang juga harus di rubah dengan buang sampah pada tempatnya, hal ini sangat penting untuk merubah pola pokir masyarakat agar hidup selalu terjaga kebersihan dan kesehatan dimanapun.
βsaya lihat di sekitaran wilayah Pantai Sigandu juga belum ada anjuran himbauan untuk tidak buang sampah sembarangan, ini sangat penting agar masyarakat terbiasa buang sampah pada tempatnya.β Katanya.
Menjaga lingkungan hidup jug bagain dari menguarngi abrasi yang terjadi di Pantai Sigandu, di samping juga abrasi faktor alam namun juga kita tetap menanggulangi dengan berbagai cara untuk mencegahnya dengan secra ilmiah membuat tangual penahan gelombang, menanam mangrove, cemara laut.
Di tuturkan juga, Pantai Sigandu yang merupakan obyek wisata unggulan di Kabupaten Batang yang memiliki potensi besar untuk di kembangkan kalau tidak kita rawat dan jaga ekosistemnya, sampah berserakan yang membahayakan pertumbuhan ekosistem akan menguaraangi pengunjung.
βPantai Sigandu kawasan wisata yang tinggal di optimalisasi saja, untuk itu pemerintah akan konsen sekali karena saya bermimpi wisata sigandu punya masa depan yang bagus untuk wisata kedepan, dan di tuntun harus ada kreatif dan inovasi baru dengan wahana bermain yang baru lagi, promosi dan menata manajemen baik agar ada peningkatan PAD.β mimpinya.
Ketua PMI Kabupaten Batang Achmad Thofik, β Bersih pantai yang di kerjakan bersama β sama ini untuk membantu program pemerintah, hal ini agar daerah tujuan wisata Pantai Sigandu yang memilikim potensi sangat besar bisa terjaga kebersihanya dan ekosisitem alamnya.β Katanya.
Kegiatan bersi pantai juga meupakan program kerja dari Pengurangan Resiko Bencana Pesisir Berbasisi Masyrakat ( PERTAMA ) yang di Kabupaten Batang, program ini baru tahap pertama di Batang dengan di wujudkan dalam bentuk pelestarian pesisir dengan menanam mangrove dan cemara dan bersih Pantai.
βDalam bersih pantai ini kita libatkan 400 personil dari TNI, Polri, dinas Pariwista, Lingkungan Hidup, dan LSM yang peduli dengan lingkungan hidup serta Pelajar. Pelestarian wilayaah pesisir ini tidak ahanya di Pantai Sigandu tapi juga sampai ke arah timur hingga Gringsing. Kata Achmad Thofik yang juga Kepala Dinas Kelutan, Perikanan dan Peternakan. (Edo/McBatang)
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.