Batang - Warga keturunan Tionghoa Kecamatan Limpung merayakan Cap Go Meh 257 yang berlangsung di Aula Yess Steak and Resto Limpung, Kabupaten Batang, Sabtu (8/3/20).
Batang - Warga keturunan Tionghoa Kecamatan Limpung merayakan Cap Go Meh 257 yang berlangsung di
Aula Yess Steak and Resto Limpung, Kabupaten Batang, Sabtu (8/3/20).
Perayaan tersebut di hadiri oleh Wakil Bupati Batang
Suyono, Kapolres Batang AKBP Abdul Waras, dan Forkopincam Limpung.
Wakil Bupati Batang Suyono mengatakan, pentingnya
menjungjung rasa persatuan dan kebersamaan ditengah-tengah perbedaan untuk
membangun bangsa yang bemartabat.
"Lebih dari 724 suku di Indonesia berjuang,
bekerja keras mengorbankan nyawanya demi kemerdekakan bangsa dengan menjunjung
tinggi nilai-nilai kebersamaan dan saling toleransi," jelasnya.
Perayaan Cap Go Meh di Kecamatan Limpung sudah kali
kedua, bahkan di kabupaten Batang. Tradisi Imlek sudah diperingati sejak 2571
tahun lamanya, maka untuk itu harus terus dijaga dan dilestarikan para generasi
muda.
"Toleransi di Negara Indonesia sudah ada sejak
dulu. Karena kita lahir dari keberagaman agama, ras dan suku. Intoleran bukan ajaran
dan budaya kita untuk membangun bangsa yang besar" terangnya.
Untuk menjadi Bangsa besar, kita harus memiliki
semangat persatuan dan kebersamaan yang dilandasi dengan semangat kerukunan
umat beragama serta ikut mendukung program-program Pemerintah.
Sementara, Kapolres Batang AKBP Abdul Waras
mengatakan, Perbedaan adalah karunia Allah SWT yang diberikan pada bangsa
Indonesia.
"Kita gelorakan untuk saling menghargai,
menghormati, bekerjasama sebagai anak bangsa, bukan saling menjelekkan bahkan
mengkafir-kafirkan," tegasnya.
Nabi Muhammad SAW selalu mengajarkan pada umatnya
untuk hidup rukun, saling berdampingan dan menjunjung tinggi kedamaian.
"Islam tidak mengajarkan kekerasan, kalau ada
kekerasan dalam ajarannya maka bisa dipertanyakan ke Islamannya, karena
menyimpang ajaran Nabi Mumahmmad SAW," tambahnya.
Bangsa Indonesia, masyarakatnya selalu menjungjung
tinggi, menghargai setiap perbedaan menjadi bingkai persatuan dan kesatuan.
"Kami berterima kasih kepada semua pihak
Forkopimda Kabupaten Batang, yang selalu siap memberikan pelayanan pengamanan,
sehingga acara ini berjalan dengan hikmat dan kondusif," pungkasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Panitia Perayaan Cap Go
Meh 2571 Edi Santoso mengatakan, Tahun 2020 sesuai dengan penanggalan Cina
adalah shio tikus logam, yang mempengaruhi satu tahun kedepan.
"Tahun tikus logam memiliki arti penting
seperti kecerdikan, pintar, dan pandai bergaul namun penuh
kehati-hatiaan," tuturnya.
Ia berharap, tradisi suka cita bergembira
diperayaan Cap Go Meh ini, dapat dirasakan bersama oleh seluruh masyarakat
Batang, tidak hanya waraga keturunan Tionghoa. (Humas Batang, Jateng/Edo)