Batang - Dalam waktu dekat Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Batang akan membentuk relawan yang berperan untuk membantu mensosialisasi pentingnya pencegahan penyalahgunaan narkoba, melalui pencanangan Desa Bersih Dari Narkoba (Bersinar) pada 30 Desa se-Kabupaten Batang.
Batang - Dalam waktu dekat Badan Narkotika Nasional
Kabupaten (BNNK) Batang akan membentuk relawan yang berperan untuk membantu
mensosialisasi pentingnya pencegahan penyalahgunaan narkoba, melalui
pencanangan Desa Bersih Dari Narkoba (Bersinar) pada 30 Desa se-Kabupaten
Batang.
Program ini dicanangkan di Desa, karena berdasarkan
pemetaan BNN, terjadi pergeseran pemakai, dari kota ke desa. Sedangkan petugas BNN
tidak dapat berperan sendiri, namun harus menggandeng Pemerintah Desa bersama
warga, sehingga Desa Bersinar segera terwujud, bersamaan membentuk generasi
emas yang unggul.
Beberapa desa yang direncanakan menjadi percontohan
yaitu, Denasri Wetan, Pasekaran, Wates dan Warungasem.
Kepala BNNK Batang, AKBP. Windarto mengatakan,
sebagai langkah awal BNNK Batang akan membentuk 30 Relawan Desa Bersinar dari
masing-masing desa dan diberikan pembekalan tentang tindakan yang perlu
dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan narkoba.
“Pencanangan Desa Bersinar harus ada empat komponen
diantaranya terbentuknya relawan, adanya anggaran, regulasi yang memudahkan
pelaksanaan dan kegiatan yang menjurus pencegahan. Misalnya dengan sosialisasi
dengan peran Karang Taruna karena cenderung lebih dekat dengan kaum milenial,â€
jelas AKBP. Windarto, di Balai Desa Pasekaran, Kabupaten Batang, Selasa
(4/2/2020).
Dijelaskannya, BNNK Batang lebih mengedepankan
langkah pencegahan daripada pemberantasan. Diharapkan, desa dapat
mengantisipasi, memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk memutus mata
rantai peredaran gelap narkoba.
Ia berharapa, semoga 30 desa sebagai 3 embrio di
Kabupaten Batang, bisa menggelar kegiatan yang berpengaruh pada masyarakat agar
terhindar dari penyalahgunaan narkoba.
Sementara, Kepala Desa Pasekaran Amat Rohyi
menuturkan, Pemerintah Desa akan memberikan dukungan penuh terhadap program
Desa Bersinar yang dicetuskan oleh BNNK Batang. Salah satunya dengan
memanfaatkan Dana Desa untuk menyukseskan
Desa Bersinar.
“Ke depan sebagian Dana Desa akan dialokasikan untuk
kegiatan sosialisasi bersama masyarakat dan kegiatan yang sifatnya mengajak
warga supaya tidak menyalahgunakan narkoba,†tuturnya.
Selama ini, Desa Pasekaran selalu menerjunkan Karang
Taruna bersama tokoh masyarakat untuk mengantisipasi terjadinya penyalahgunaan
narkoba.
“Pemerintah Desa Pasekaran juga beberapa kali
mengundang BNNK Batang untuk mensosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkoba,â€
ungkapnya.
Amat Rohyi bersama aparat desa segera mempersiapkan
pemuda desa, untuk diikutkan dalam pelatihan menjadi Relawan Desa Bersinar.
“Setelah menjadi Relawan Desa Bersinar, ilmu yang
didapat betul-betul diterapkan dan bermanfaat bagi masyarakat, semoga desa-desa
di Kabupaten Batang dapat terbebas dari bahaya penyalahgunaan narkoba,â€
pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)