Puskesmas Batang II Giat Sosialisasi Bahaya Makanan Ringan Berformalin

Minggu, 02 Februari 2020 Jumadi Dibaca 945 kali Kesehatan
Puskesmas Batang II Giat Sosialisasi Bahaya Makanan Ringan Berformalin
Batang - Menyikapi terjadinya sejumlah pelajar SDN Proyonanggan 6 yang mengalami keracunan akibat mengonsumsi makanan ringan terkontaminasi bahan-bahan berbahaya seperti formalin, sakarin dan rhodamin B, Puskesmas Batang II lebih intensif lagi dalam mensosialikan pengaruh buruknya jika terkonsumsi pada pelajar.

Batang - Menyikapi terjadinya sejumlah pelajar SDN Proyonanggan 6 yang mengalami keracunan akibat mengonsumsi makanan ringan terkontaminasi bahan-bahan berbahaya seperti formalin, sakarin dan rhodamin B, Puskesmas Batang II lebih intensif lagi dalam mensosialikan pengaruh buruknya jika terkonsumsi pada pelajar.

Selain sosialisasi, petugas kesehatan juga melakukan pemeriksaan pada beberapa sampel makanan ringan yang hampir setiap saat dikonsumsi para pelajar di seluruh SD di wilayah Karangasem.

“Makanan yang diambil sampelnya adalah yang disukai anak-anak, sasarannya seperti nugget, sosis, sempolan, mie istan dan minuman dalam kemasan. Ternyata, hanya satu yang tidak mengandung bahan pengawet yaitu sempolan, sedangkan makanan lainnya berformalin,” papar Petugas Kesehatan Puskesmas Batang II, dr. Ida Murlija, usai mensosialisasikan Bahaya Makanan Ringan Berformalin, di SDN Karangasem 11, Kabupaten Batang, Sabtu (1/2/2020).

dr. Ida mengatakan, jika zat-zat berbahaya itu sampai masuk ke dalam tubuh, jelas sekali sulit dicerna oleh usus besar. Dampak paling ringan menimbulkan gangguan pencernaan seperti diare hingga mengakibatkan keracunan.

“Hasil sampel ini akan kami sampaikan kepada para guru UKS, saat pertemuan lintas sektor, supaya mengetahui ciri-ciri makanan yang terkontaminasi bahan pengawet dan cara pencegahan hingga penanganan lebih lanjut,” terangnya.

Ia berharap, sosialisasi ini tidak hanya tertuju pada konsumen, namun juga menyasar pada produsen dan penjual makanan ringan. Tujuannya supaya mereka lebih memperhatikan produk yang dihasilkan benar-benar bebas pengawet dan bahan berbahaya.

“Untuk para pedagang sudah sering kita gembar-gemborkan di beberapa perwakilan. Tapi kami tidak menyerah begitu saja, karena pihak sekolah akan menggelar audiensi dengan para pedagang dan Puskesmas bertindak sebagai narasumber, sehingga inti pesannya lebih mudah diterima,” pungkasnya.

Sementara, Kepala SDN Karangasem 11, Amelia Heryati mengutarakan, setelah anak-anak melihat langsung bahwa makanan yang mereka konsumsi setiap harinya, ternyata mengandung bahan-bahan berbahaya bagi tubuh, diharapkan lebih mawas diri dan tidak mudah mengkonsumsi makanan ringan itu.

“Rencana Puskesmas akan menjadi narasumber bagi para pedagang dan produsen makanan ringan, pihak sekolah sangat mendukung, secepatnya segera direalisasikan. Setidaknya mereka akan memahami dampak buruk yang akan dialami anak-anak jika terus-menerus mengkonsumsi makanan berpengawet,” ungkapnya.

Nantinya, akan ada titik temu antara pihak sekolah, pedagang dan petugas kesehatan, untuk meminimalisasi terjadinya peristiwa anak didik yang keracunan makanan ringan. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 104
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 139
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 129
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184