Kirab Budaya dan Sedekah Bumi Desa Beji

Selasa, 01 Agustus 2017 Lukman Hadi Lukito Dibaca 802 kali Seni dan Budaya
Kirab Budaya dan Sedekah Bumi Desa Beji
Kirab Budaya dan Sedekah Bumi Desa Beji
Warga Desa Beji mengadakan Kirab Budaya dan Sedekah Bumi sebagai rasa syukur atas segala rejeki yang telah diberikan Allah SWT. Kegiatan ini juga bertujuan untuk nguri - uri (melestarikan) kebudayaan tradisional yang harus terus dilaksanakan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Batang Wihaji dalam rangka Kirab Budaya dan Sedekah Bumi di Desa Beji, Kecamatan Tulis, Sabtu (29/7).

“Kegiatan ini bagian dari refleksi dan wujud terima kasih kepada para pendahulu terutama pahlawan dari Desa Beji yang telah berkorban pada jamannya, sehingga tetap subur dan makmur, gemah ripah loh jinawi toto tentrem kerto raharjo (kekayaan alam yang berlimpah dan keadaan yang teteram),” ujar Bupati.

Bupati menyampaikan akan mendukung agar kegiatan ini tetap terlaksana secara rutin, karena sebagai bentuk pelestarian kebudayaan.

“Semoga kegiatan ini dapat terselenggara dengan aman dan lancar, tidak ada suatu halangan apapun sampai selesai nanti,” pungkasnya.

Sementara itu menurut Yarsono Ketua Panitia Kirab Budaya dan Sedekah Bumi, kegiatan ini dilaksanakan untuk keselamatan desa yang melibatkan seluruh elemen masyarakat Desa Beji. Kegiatan diawali dengan Bersih Desa yaitu seluruh warga membersihkan rumah, lingkungan desa dan makam.

“Selanjutnya Kirab Budaya yang mengusung tema “Guyub Rukun Membangun Desa Beji” diikuti oleh 17 peserta terdiri dari 11 Rt beserta SD, MI dan MTs, kemudian akan mengitari seluruh desa Beji dari Dukuh Soko sampai Penggun,” kata Yarsono.

Yarsono mengatakan seluruh warga desa di tiap Rt diwajibkan untuk membuat sebuah Gunungan (berisi sayur – sayuran dan buah – buahan disusun ke atas menyerupai sebuah gunung).

Agenda tidak hanya sampai di situ, tetapi diadakan pula Khaul Akbar, hari Kamis malam (3/8) untuk mendo’akan arwah leluhur Desa Beji yang telah mendahului. Agar seluruh warga diberi keselamatan diharuskan membuat weton berupa satu ceting (tempat nasi) berisi nasi .beserta lauk pauk lengkap.

Tradisi lain yan sampai saat ini masih turun temurun dilaksanakan saat ada acara selamatan adalah bucalan yaitu sesaji yang diletakkan pada tempat – tempat yang dianggap keramat. Dan sebagai puncak acara akan diadakan pagelaran wayang semalam suntuk. (Heri/McBatang)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 100
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184