BerandaโบBeritaโบPenyalah Gunaan Obat โ Obatan di Kalangan Pelajar Mengalami Kenaikan Tiap Tahun
Penyalah Gunaan Obat โ Obatan di Kalangan Pelajar Mengalami Kenaikan Tiap Tahun
Senin, 31 Juli 2017
Lukman Hadi Lukito
Dibaca 561 kali
Kesehatan
Copyright ยฉ berita.batangkab.go.id
Bupati Batang Wihaji melepas Jalan santai kampanye Hari Anti Narkoba di Kantor BNN Batang
Bupati Batang Wihaji prihatain terhadap penyalah gunaan obat โobatan seperti distro yang dikonsumsi anak muda dan anak pelajar dan sekolah dengan jumlah banyak di Kabupaten Batang kecenderunganya mengalami kenaikan. Hal tersebut di sampaikan saat melepas Jalan santai kampanye Hari Anti Narkoba di Kantor BNN Batang Minggu, 30/7/17.
โpenyalah gunaan obat โ obatan jenis distro yang sekali minum 10 hingga 20 butir, dengan harga murah banyak di konsumsi anak โ anak muda dan rata โ rata anak sekolah, ini menjadi perhatian kita.โ Katanya.
Ia juga mengatakan, kami harapakn peran Badan Narkotoka Nasionan Kabupaten Batang untuk gencar melakukan kampanye bahanya dan penyalah gunaan obat โ obatan, serta memberikan pemahaman narkotika terhadap generasi penerus Bangasa karena di Kabupaten Batang kasusu narkoba cenderung naik.
โdi Kabupaten Batang kasusu narkoba cenderung naik baik pengguna maupaun peredaranya, di tahun ini saja sudah terjadi 35 kasus Narkoba dan 45 orang sudah ditetapkan menjadi tersangka.โ Kata wihaji yang di dampingi juga oleh Kepala BNN dan Kasat Narkoba Kabupaten Batang.
Lanjut Wihaji, Pemerintah Kabupaten Batang akan selalu berkordinasi dengan BNN Kabupaten Batang untuk melakukan pencegahan, serta malakukan sosialisasi atau kampanyekan terhadap penyalah gunaan obta โ obatan.
โuntuk melakukan tindakan penyalah gunaan obat โ obtan bagi anak sekolah kita akan melakukan pencegahan, kampanya bahaya narkoba, kalau masih menggunkan obat โ obatan akan kita lakukan penindakan.โ Kata Bupati.
Bupati juga mengatakan dalam waktu dekat akan mengintruksikan kepada BNN kabupaten Batang untuk melakukan inspeksi mendadak, terutama di sekolah โ sekolah dan juga melakukan sidak di semua intansi atau lembaga di Kabupaten Batang.
Kepala BNN Kabupaten Batang Teguh Budi Santoso, mengatakan, โ peningkatan Kasusu penyalahgunaan obtan โ obtan dan Narkotika di Kabupaten batang mengalami peningkatan, dari tahun 2016 ada 35 kasus di tahun 2017 sampai dengan bulan Juli sudah ada 36 kasus jadi selalu ada peningkatan dari tahun - ketahun.โ Katanya.
Di jelaskan juga oleh Tegug Budi Santoso, peningkatan dari tahun โ ketahun selalu untuk golongan coba pakai di kalangan pelajar yang di pakai rata โ rata obat โ obatan.
โkita akan selalu melakukan pencegahan dan mengobatai bagi masyarakat yang sudah terlanjur mengkonsumsi kita ajak untuk bisa di sembuhkan dengan program rehabilitasi.โ Katanya.
BNN tidak akan pernah bosan โ bosan memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat , serta melakukan kampaye stop narkoba dengan menggunkan media masa dan juga media sosial yang sangat efektif untuk mengajak masyrakat.
โdengan jalan santai ini kita juga kampanyekan stop narkoba dengan tujuan agar masyarakat ada kepedulian dan ada dukungan masyrakat untuk stop narkoba.โ Katanya. (Edo/McBatang)
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.