Proteksi Lahan Pertanian di Musim Penghujan

Rabu, 15 Januari 2020 Jumadi Dibaca 1.249 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Proteksi Lahan Pertanian di Musim Penghujan
Batang - Datangnya musim penghujan mengharuskan para petani Kelurahan Kasepuhan, Kabupaten Batang, mulai meningkatkan kewaspadaan agar padi terhindar dari kerusakan, seperti terendamnya lahan pertanian karena banjir.

Batang - Datangnya musim penghujan mengharuskan para petani Kelurahan Kasepuhan, Kabupaten Batang, mulai meningkatkan kewaspadaan agar padi terhindar dari kerusakan, seperti terendamnya lahan pertanian karena banjir.

Para petani menyayangkan banyaknya sampah plastik yang menyumbat saluran air sehingga menyebabkan saluran irigasi tidak lancar. Saat musim penghujan datang mengakibatkan naiknya air ke permukaan hingga padi mengalami kerusakan.

“Mereka mulai memutar otak, untuk melindungi lahan mereka dengan berbagai strategi, di antaranya memperbaiki saluran irigasi,” kata salah seorang petani Haryanto, saat ditemui di lahan pertaniannya di Kelurahan Kasepuhan, Kabupaten Batang, Rabu (15/1/2020).

Haryanto mengungkapkan, untuk mengantisipasi naiknya air ke permukaan perlu dilakukan kerjasama antara dinas terkait dan petani agar saluran irigasi kembali lancar.

“Terutama saluran supaya tidak tersumbat. Sementara sampah plastik itu semakin menumpuk, saluran irigasi jadi dangkal akhirnya air mudah naik dan banjir,” ujarnya.

Ia berharap, dilakukan pengerukan supaya saluran lebih dalam, sehingga air tidak mudah naik ke permukaan.

“Terakhir panen bulan Oktober 2019 lalu, per hektar bisa mengalami kenaikan mencapai satu ton, jika pengairan cukup. Namun jika pengairan kurang seperti waktu musim kemarau panen bisa menurun hingga setengah ton per hektar,” paparnya.

Ke depan para petani meminta agar Pemerintah Kabupaten Batang melalui dinas terkait membantu masalah pengairan, sehingga di musim kemarau yang akan datang, semua merasakan hasil panen yang melimpah.

Sementara, salah satu penyuluh pertanian wilayah binaan Kasepuhan Batang Hadi Subiyanto mengatakan, selain pengerukan saluran irigasi langkah lebih lanjut harus dilakukan pembenahan beberapa tanggul yang jebol.

“Harus ada pengerukan atau normalisasi sungai, supaya air bisa lancar dan perlunya perbaikan tanggul sungai itu sendiri, karena banyak yang jebol di area pinggiran, akhirnya saat musim penghujan airnya meluap masuk ke lahan sawah,” jelasnya.

Dijelaskannya, dampak yang dirasakan petani, tentunya padi yang baru mereka tanam, mudah membusuk. Masalah lain yang dihadapi petani di wilayah pesisir adalah ancaman air pasang, yang dapat menerjang lahan pertanian.

“Banyak air laut itu masuk ke sawah, karena pintu air yang tidak berfungsi dengan baik di wilayah Kasepuhan dan Denasri.” pungkasnya

Namun para petani Kasepuhan memiliki inisiatif untuk mengantisipasi datangnya musim penghujan dengan menerapkan prinsip “gombrang” yaitu secara swadaya mereka melakukan pengerukan saluran irigasi agar permukaan air lebih dalam sehingga meminimalisasi terjadinya sawah yang terendam banjir.

Ia berharap, adanya kerjasama antara Dinas Pertanian dan Dinas Pengairan, sehingga saluran air tidak sampai meluap. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 101
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184