Tantangan Orangtua di Era Digital

Kamis, 27 Juli 2017 Lukman Hadi Lukito Dibaca 1.134 kali Teknologi
Tantangan Orangtua di Era Digital
Tantangan orangtua saat ini tidak hanya dari dunia nyata saja. Namun lebih dari itu, peran dunia maya sangat mempengaruhi pembentukan karakter anak anak.

Era digital identitik dengan teknologi di sekitar lingkungan, baik itu gedget, internet, android, komputer, laptop, dan lainnya.Cara instan kadangkala digunakan untuk membuat anak anak menuruti apa yang menjadi kehendak orang tua.

''Pemberian gadget, android dan alat teknologi lainnya cara instan yang kadang diberikan kepada anak anak kita. Saat mereka menangis, tidak bisa diam, bertengkar dan lain sebagainya. Harapan orangtua dengan pemberian alat-alat itu anak mau mengikuti apa yang menjadi harapan orangtuanya,'' ujar Psikolog Rumah Sakit Qulbu Insan Mulai (RS-QIM) Batang Harap Cendekiawan.

Dia menuturkan teknologi digital bukan lagi merupakan kebanggaan namun sudah merupakan kebutuhan yang tidak bisa dipisahkan dari anak anak kita.Penggunaan yang bijak serta ada pemantauan, arahan yang tegas dan konsisten tentunya memberikan sisi positif bagi teknologi yang digunakan anak - anak kita.Sisi positif tersebut antara lain membantu proses belajar, anak akan sangat terbantu dengan teknologi yang sekarang digunakan. Salah satunya adalah menambah referensi bagian dari tugas tugas.

Menjalin komunikasi, facebook, twiter, instragram bagian dari teknolgi yang dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun. Namun harus diingat, sisi negatif dari alat-alat digital.

''Prestasi belajar menurun, karena anak anak dalam keasyikan bermain teknologi yang berdampak lupa belajar.Rutinitas anak yang bermain pada satu tempat dan cenderung tidak mau berpindah berdampak aktifitas fisik pasif,''ujar Harap. Perkembangan keterampilan sosial dan bahasa anak terhambat karena sudah dikenalkan dengan gadget dini. Terutama usia di bawah dua tahun dan berakibat anak kurang peduli dengan bersosialisasi.

Kecenderungan anak bermain gadget atau teknolgi lain sambil tiduran hal ini tentu berdampak pada kesehatan mata pada diri anak. Emosi anak cederung labil karena permainan itu cenderung individu dan tentunya mengajarkan tidak berbagi dengan orang lain.

Dari permasalahan itu sebagai orangtua harus mampu mencari solusi agar penggunaan teknologi itu dapat memberikan nilai positif. Serta meminimalkan dari sisi negatif yang ada.

"Beberap solusi yang dapat digunakan pola asuh yang sama, ada kesamaan baik kapan bermain gadget, punishmen dan rewardnya dan lainnya. Orangtua dan orang yang terlibat dalam tumbuh kembang anak anak harus memiliki aturan, visi, dan misi yang sama.

Menjadi role model yang baik, kecenderungan anak meniru orang disekitarnya.

Karena itu orangtua harus serba ahli, ahli dari tumbuh kembang, parenting serta dalam teknologi sehingga mampu mengawasi secara bijak.

Melakukan aktifitas bersama dengan mengetahui minat anak. Dia pasti akan senang ketika orangtua mendampingi dan bermain bersama.

Melakukan komunikasi efektif, kesibukan orangtua kadang berakibat jarang berkomunikasi dengan anak anak. Kemampuan komunikasi, pengawasan serta komitmen dalam menggunakan teknogi dapat meminimalkan dampak negatif pada anak.

"Yang utama hidup seimbang, konsisten menerapkan aturan aturan yang ada menanamkan nilai-nilai kehidupan positif dalam menghadapi era digital.

Apabila bapak-ibu memerlukan konsultasi psikologi, kami siap melayani di Rumah Sakit QIM pada Selasa, Kamis, Jumat pukul 08.00 - 10.00 WIB.''(Arif Suryoto-McBatang)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 100
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184