Souvenir Rajut Desa Tombo, Siap Memikat Para Wisatawan

Kamis, 02 Januari 2020 Jumadi Dibaca 1.295 kali IKM UKM UMKM
Souvenir Rajut Desa Tombo, Siap Memikat Para Wisatawan
Batang - Selain dikenal karena menjadi penghasil kopi terbaik di Kabupaten Batang, warga Desa Tombo kini semakin mengembangkan potensinya, dengan mengikuti pelatihan kerajinan rajut untuk para ibu. di Balai Desa Tombo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Kamis (2/1/2020).

Batang - Selain dikenal karena menjadi penghasil kopi terbaik di Kabupaten Batang, warga Desa Tombo kini semakin mengembangkan potensinya, dengan mengikuti pelatihan kerajinan rajut untuk para ibu. di Balai Desa Tombo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Kamis (2/1/2020).

Kepala Desa Tombo Mustajab mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk mengembangkan sisi ekonomi ibu-ibu dan yang terpenting rajut yang dihasilkan akan mengisi sebagai souvenir bagi wisatawan Desa Wisata Tombo.

“Produk-produk mereka akan dipromosikan di seputar destinasi wisata, karena selama ini Desa Tombo dikenal dengan kopi yang luar biasa memikat banyak penikmat dari dalam maupun luar Kabupaten Batang.” jelasnya

Program ini dilaksanakan menggunakan dana desa yang dapat mencetak warga produktif, salah satunya melalui pelatihan keterampilan rajut. Untuk membangun desa mandiri, pelatihan lain yang diberikan di antaranya pemberdayaan Kelompok Wanita Tani dan pelatihan keterampilan teknik komputer.

“Saat ini Desa Tombo sedang membuat konsep destinasi wisata pelestarian aliran sungai. Awalnya untuk melindungi sungai agar tidak rusak, sekaligus dijadikan destinasi wisata baru. Alasan terbesarnya karena di Kabupaten Batang masih jarang orang mengelola sungai. Awal tahun ini, perangkat bersama pemuda desa sedang membuat desain obyek wisata,” tambahnya.

Ia berharap, Desa Tombo menjadi desa yang mandiri. Tentunya mandiri itu tidak ketergantungan dengan bantuan pemerintah.

Sementara itu, pengrajin rajut asal Kecamatan Subah, Eny Marginingsih Marsono menuturkan, berawal saat dua tahun lalu diminta oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Batang Uni Kuslantasi Wihaji untuk memberikan pembelajaran merajut kepada anggota. Dari seluruh peserta, ibu-ibu Desa Tombo-lah yang paling bersemangat mengikuti pelatihan, hingga tercetus untuk membentuk “Kampung Rajut” Desa Tombo.

“Semangatku timbul lagi untuk membentuk Kampung Rajut, karena melihat potensi wisata Kopi Tombo yang sudah terkenal. Kalau wisatawan datang, alangkah baiknya mereka tidak hanya minum kopi, tapi juga punya kenang-kenangan kerajinan rajut,” terangnya.

Menurutnya, penghasilan ekonomi warga Tombo dapat meningkat, jika dibantu kaum ibu dengan kerajinan rajutnya, bahkan sampai ke luar negeri.

“Tas saya itu sudah tiga kali ke luar negeri yakni Spanyol, Malaysia dan Taiwan, karena teman kuliah saya yang ada di sana tertarik dan membelinya,” kata wanita paruh baya yang telah mengekspor produk rajutannya hingga kawasan Eropa.

Eny mengharapkan, jika ibu-ibu menekuni keterampilan rajut dengan sungguh-sungguh dan kualitasnya pun berstandar internasional, bukan tidak mungkin produk mereka dapat menembus pasar luar negeri, seperti yang diharapkan Ketua Asosiasi Eksportir Handycraft Indonesia, Romi. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 101
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184