Pasiter Kapten Inf Supirno menyampaikan amanat dari Panglima TNI
Beberapa waktu lalu terjadi sejumlah aksi kejahatan geng motor yang merenggut nyawa prajurit TNI, hal tersebut menimbulkan keprihatinan dan kecemasan, sekaligus memerlukan langkah dan tindakan yang tepat untuk mencegah agar kejadian tersebut tidak terulang kembali.
Para prajurit TNI harus membekali diri dengan berbagai kemampuan dalam menghadapi tantangan tugas kedepan yang semakin besar dan kompleks. Amanat teesebutdisampaikan Pasiter Kapten Inf Supirno saat memimpin upacara bendera di Makodim0736 Batang, Senin (17/7).
Supirno menyampaikan amanat dari Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo, bahwa semua prajurit TNI harus selalu bersikap hati – hati dan waspada dimanapunberada, karena kejahatan sering muncul secara tiba – tiba dan menimbulkan korban.
“Ini semua harus kita antisipasi sedini mungkin dengan cara memiliki sikap hati – hati dan waspada,” katanya.
“Oleh karenakepada seluruh aparat intelejen dan teritorial TNI dimanapunbertugas untuk selaluberkoordinasi dengan aparat kepolisian guna mendeteksi serta mencegah setiap aksi yang dapat menimbulkan keresahan masyarakat, khususnya keluarga besar TNI dan Polri,” lanjutnya.
Supirno mengharapkan agar seluruh prajurit TNI membekali diri dengan berbagai kemampuan sehingga siap menghadapi tantangan dalam setiap menjalankan tugas. (Heri/McBatang)
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.