Paving Block Berbahan Plastik Solusi Penumpukan Sampah

Kamis, 28 November 2019 Jumadi Dibaca 2.702 kali Teknologi
Paving Block Berbahan Plastik Solusi Penumpukan Sampah
Batang - Melihat sampah-sampah yang berserakan, membuat Didim Dimyanudin, salah satu penggiat lingkungan, terketuk untuk memperbaiki lingkungan dengan mendaur ulang plastik habis pakai menjadi paving block yang lebih bermanfaat secara ekonomis.

Ditemui usai memberikan pelatihan kepada remaja Karang Taruna, Didim mengutarakan, paving block ini merupakan salah satu solusi menumpuknya sampah rumah tangga yang didominasi plastik pembungkus makanan.

“Bahan utamanya tentu saja kantong plastik yang biasa dipakai ibu-ibu berbelanja,” tuturnya saat kegiatan Pelatihan Pemanfaatan Bank Sampah di Kelurahan Sambong, Kabupaten Batang, Kamis (28/11/2019).

Ia menjelaskan, untuk membuat satu buah paving block membutuhkan takaran sampah plastik sebanyak 2-3 kilogram, dan jika nantinya akan dijual seharga Rp5.000,00 per buah atau Rp98.000,00 per meter persegi, karena 1 meter isinya 28 paving block segi enam.

“Di pasaran, harga paving block berbahan dasar pasir Rp70.000,00 per meter persegi. Memang jika dibandingkan, paving berbahan dasar plastik lebih mahal, namun orientasinya bukan bisnis, melainkan tujuan utamanya adalah bersinergi dengan lingkungan,” terangnya.

Sementara itu, Lurah Sambong Henry Dunanto mengharapkan pelatihan pemanfaatan bank sampah yang kedua kalinya ini segera memberi manfaat bagi warga sekitar. 

“Kantong plastik yang didaur ulang selain mengurangi sampah dan membuat wajah Kelurahan Sambong lebih bersih serta asri,” ujarnya.

Henry bersama jajarannya telah berupaya keras mengubah pola pikir masyarakat, untuk membudayakan tidak buang sampah sembarangan, dengan mengikuti lomba kebersihan tingkat Provinsi Jawa Tengah dan meraih juara III. 

“Tapi, karena Karang Taruna terdahulu belum begitu memiliki gerakan yang bersemangat, memanfaatkan limbah menjadi bernilai ekonomis, akhirnya sempat vakum,” imbuhnya.

Henry mengharapkan agar anggota Karang Taruna yang baru dibentuk ini, memiliki semangat tinggi mampu menjadi pelopor bagi wilayah lain.

“Karang Taruna harus mampu menerapkan ilmu yang baru didapat untuk mengurangi penumpukan sampah plastik di Kelurahan Sambong,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri) 


Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 101
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184