Dialog interaktif BNN Kabupaten Batang dalam rangka Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2017 di radio Abirawa FM Batang.
Saat ini Indonesia sedang dalam kondisi Darurat Narkoba disebabkan setiap hari ada sekitar 30-50 orang meninggal karena penyalahgunaan narkotika. Dan Indonesia berada di peringkat ke 3 terbesar di dunia dalam hal transaksi dan peredaran gelap narkotika setelah Mexico dan Colombia. Maka dibutuhkan peran serta Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Batang, instansi pemerintah daerah bersama masyarakat untuk melakukan pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan narkoba.
BNN Kabupaten Batang memberdayakan masyarakat dengan membentuk Penggiat Anti Narkoba dari semua unsur yang melibatkan Babinsa, guru, majelis taklim dan pekerja swasta. Hal tersebut disampaikan Kepala BNN Kabupaten Batang Teguh Budi Santoso, dalam dialog interaktif di radio Abirawa FM Batang, Selasa (11/7).
Teguh mengatakan BNN Kabupaten Batang bertindak secara profesional untuk menggerakkan seluruh komponen masyarakat dalam Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Sebagai upaya pencegahan, BNN Kabupaten Batang melaksanakan kegiatan Sosialisasi/advokasi Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba, Penciptaan Lingkungan Bebas Narkoba melalui test urine, Penyebaran Informasi P4GN melalui radio, televisi dan media cetak.
“Kegiatan ini dimaksudkan agar masyarakat mendapatkan informasi sebanyak – banyaknya mengenai bahaya Penyalahgunaan Narkoba. Dengan demikian masyarakat memiliki daya tangkal terhadap Penyalahgunaan Narkoba yang dapat terjadi di lingkungan sekitarnya,” kata Teguh.
Beliau menegaskan ada 90 Penggiat Anti Narkoba yang telah dibentuk BNN Kabupaten Batang, yang bertujuan untuk mendorong masyarakat agar berpartisipasi aktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba. Hal tersebut dapat diwujudkan dalam kegiatan kampanye stop narkoba yang dilakukan di masing – masing lingkungan, yang menjadi kepanjangan tangan BNN dalam hal memberikan informasi bahaya narkoba dan ikut melaporkan kepada BNN apabila ada indikasi tindak kejahatan narkoba.
Sementara itu, Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat Zainal Arifin menambahkan berkaitan dengan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2017 dilaksanakan kegiatan Pra HANI melalui pemasangan spanduk dan umbul – umbul yang berisi pesan Hidup Sehat Tanpa Narkoba.
“Sedangkan kegiatan Puncak Peringatan HANI di Kabupaten Batang dilaksanakan Apel Besar yang akan dipimpin langsung oleh Bupati Batang Wihaji,” terangnya.
“Untuk kegiatan Pasca HANI, BNN Kabupaten Batang akan mengadakan kegiatan talkshow di televisi dan Jalan Sehat Anti Narkoba yang melibatkan seluruh masyarakat Batang,” pungkasnya. (Heri/McBatang)
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.