Santri Milenial Tak Alergi Teknologi

Senin, 21 Oktober 2019 Jumadi Dibaca 903 kali Kegiatan Keagamaan
Santri Milenial Tak Alergi Teknologi
Batang - Sebagai seorang santri yang hidup di era digital tidak hanya belajar tentang ilmu agama saja. Mereka dituntut untuk tidak menutup diri dengan digitalisasi dalam dunia dakwah.

Pernyataan itu disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batang, Taufik Rahman saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (21/10/2019).

“Hal-hal yang masih bagus di pesantren tetap dijaga. Misalnya ngaji menggunakan metode bandongan atau sorogan (cara belajar secara khusus), kalau dulu pakai kertas,  tapi sekarang memakai media digital,” terangnya.

Taufik menekankan, agar para santri tidak alergi terhadap segala sesuatu yang baru dan kekinian, sepanjang tidak bertentangan dengan syariat agama.

“Supaya kaum santri milenial ini, bisa menghadapi era revolusi industri 4.0. Hal lain yang sudah ada dalam pesantren yaitu pelatihan jiwa kewirausahaan, insya Allah keluarga tidak akan merasa rugi, memasukkan anaknya ke pondok,” tuturnya.

Taufik mengharapkan, di masa modern, pondok pesantren harus berorientasi pendidikan yang santrinya mendapatkan ijazah sekaligus diakui negara.

“Misalnya pendidikan mu’adalah yaitu pondok yang disetarakan dengan SMA/MA yang wajib sekolah enam tahun. Ada pula Pendidikan Diniyah Formal (PDF) yang ijazahnya diakui negara” jelasnya.

Para santri yang mengikuti pendidikan mu’adalah maupun PDF, nantinya dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Bahkan bagi mereka yang ingin mengabdikan diri kepada negara, semakin memudahkan langkahnya, karena ijazahnya telah mendapat pengakuan dari negara.

Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Batang, Achmad Taufiq menyampaikan, bahwa pesantren di zaman milenial pun telah dapat menyesuaikan dengan perkembangan teknologi.

“Sekarang ini di pesantren pun sudah menggunakan kitab berbasis teknologi informasi. Santri-santri zaman milenial tidak hanya membuka kitab-kitab terdahulu saja, tapi  mampu menggunakan teknologi canggih, karena meskipun alatnya berukuran kecil namun berisi puluhan kitab dari para ulama,” paparnya.

Di Kabupaten Batang, lanjutnya, juga sudah ada pondok pesantren yang menggunakan teknologi digital. 

“Bagi pesantren-pesantren yang kyai-nya milenial dan santrinya pun milenial, mereka sudah menggunakan metode mengkaji kitab berbasis digital,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, menjelang peringatan Hari Santri Nasional, Achmad Taufiq yang sekaligus menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang, mengapresiasi kepada Bupati Batang Wihaji, yang telah menginisiasi pelaksanaan upacara Hari Santri secara serentak se-Kabupaten Batang, baik di satuan pendidikan maupun lingkungan pemerintahan, pada 22 Oktober mendatang.

“Dengan peringatan Hari Santri Nasional ini, dapat meningkatkan iman dan taqwa para peserta didik maupun santriwan/satriwati,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri)


Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 102
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 139
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 129
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184