Dinkes Batang Apresiasi Kreatifitas Puskesmas

Senin, 07 Oktober 2019 Jumadi Dibaca 986 kali Kesehatan
Dinkes Batang Apresiasi Kreatifitas Puskesmas
Batang - Dinas Kesehatan (Dinkes) gandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Batang, melakukan monitoring dan Evaluasi (Monev) penyerapan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) di empat Puskesmas Kabupaten Batang, Senin (7/10/2019).

Keempat puskesmas yakni puskesmas Blado 1, Blado 2, Bandar 2 dan Warungasem. 

Hasil dari monev, penyerapan dari Fisik maupun keuangan sudah  terhitung bagus, karena rata-rata sudah mencapai 60 persen lebih. Dinkes terus mendorong agar puskesmas bekerja keras untuk memaksimalkan realisasi BOK. 

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Heru Wibowo selain mengapresiasi penyerapan anggaran di empat puskesmas, juga terhadap program-program unggulan yang mereka canangkan, pasalnya program tersebut sesuai kebutuhan masyarakat, sehingga manfaat dana BOK betul-betul dirasakan. 

"Capaian sudah bagus, terus tingkatkan kinerja dengan program-program kreatif agar masyarakat betul-betul terlayani dengan baik," cetus Heru didampingi tim Kejari Kabupaten Batang. 

Heru menyebutkan program kreatif yang dicanangkan puskesmas diantaranya dari Blado 1 yang mengunggulkan program Bayi ditimbang Stunting hilang (Bambang Tilang) dan Jambane Sehat Kaline Bersih (Jabat Kasih). 

"Angka kepemilikan jamban sehat di wilayah kerja Puskesmas Blado 1 masih rendah yaitu diangka 41 persen, jadi program ini yang diprioritaskan. Disamping terus menggenjot turunnya angka stunting yang jadi program prioritas pemerintah," katanya. 

Kemudian dari Blado 2, ada pelayanan kunjungan kerumah warga dengan Cerdas, Empati,Ramah , inovatif dan Amanah (Anjang ceria) yaitu pelayanan jemput bola untuk warga yang membutuhkan. Layanan ini digalakan karena kondisi desa di wilayah Blado 2 yang berkontur pegunungan. 

Berbeda dengan unggulan dari Puskesmas Bandar 2, mereka memprioritaskan program Rumah Bersalin karena terdapat angka kematian ibu melahirkan di wilayahnya. Setiap bulan sebanyak 40 sampai 50 ibu melahirkan di rumah bersalin Puksesmas Bandar 2, layanan tersebut beroperasi selama 24 jam penuh. 

Sedangkan Puskesmas Warungasem, sambung Heru, gencar memberikan pelayanan di Pos Binaan Terpadu (POSBINDU). Pelayanan tersebut berupa kegiatan monitoring dan deteksi dini faktor resiko penyakit tidak menular terintegrasi serta gangguan akibat kecelakaan dan tindakan kekerasan dalam rumah tangga yang dikelola oleh masyarakat melalui pembinaan terpadu. Semua desa di Warungasem telah memiliki Posbindu, setiap desa sebulan sekali dilakukan layanan tersebut. 

"Program kreatif tersebut sangat penting guna membantu mengatasi permasalahan kesehatan yang dialami warga Batang," tegas Heru. 

Dia berpesan kepada semua Kepala Puskesmas, petugas kesehatan dan pihak terkait, supaya dapat menggunakan BOK semaksimal mungkin. Pemerintah Pusat telah menyediakan dana BOK  2019  di Batang senilai Rp. 14,1 miliar. Puskesmas harus mampu memenuhi target, paling tidak 80-90 persen capaian kegiatan.

"Sebisa mungkin dana itu digunakan untuk peningkatan kesehatan masyarakat, kegiatan kreatif terus dilakukan agar kesehatan warga meningkat, angka kematian ibu hamil dan bayi dapat menurun, serta ODF capai 100  persen di tahun 2019 terwujud," tukasnya. 

Sementara Kepala Seksi hukum perdata dan tata usaha negara (Kasi Datun) Jaksa Muda, Dista Anggara, menambahkan Kejari Batang berkomitmen melakukan pendampingan hukum terhadap penyerapan dana BOK. Sebagai pengacara negera, lanjutnya, Kejaksaan dalam BOK bersikap pasif, karena pihaknya tidak diperbolehkan masuk sampai ke hal-hal teknis. 

"Tugas kita adalah pendampingan, tentu pencegahan adalah hal yang kita utamakan. Maka puskesmas ketika mengalami kendala terkait hukum dalam mengelola BOK segera konsultasikan dengan Kejaksaan," pungkasnya. (MC Batang, Jateng/wan/Ardhy)


Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 102
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184