Penerapan Bioteknologi Pelajar Batang di Bidang Pangan Kekinian

Rabu, 02 Oktober 2019 Jumadi Dibaca 1.021 kali Teknologi
Penerapan Bioteknologi Pelajar Batang di Bidang Pangan Kekinian
Batang - Selama ini masyarakat hanya mengenal menu tape berbahan dasar ketan dan singkong, tanpa variasi apapun. Namun, berkat kejelian dan kreativitas guru dan pelajar, maka terciptalah berbagai menu tape dengan beragam bahan dasar.

Para pelajar menerapkan hasil dari materi pembelajaran bioteknologi konvensional khusus bidang pangan, yang dikembangkan dalam menu tape, di ruang kelas SMPN 3 Kabupaten Batang, Rabu (2/10/2019).

“Anak-anak mengembangkan menu tapi, yang semula tidak begitu disukai, menjadi lebih disukai generasi kekinian. Menu yang diolah antara lain dari bahan dasar ketan, ubi ungu, ubi kuning, pisang dan singkong yang divariasikan berbagai macam rasa tape menjadi es dan digoreng,” papar Erma Fatmawati, selaku guru mata pelajaran IPA.

Ia menerangkan, hasilnya akan dibawa ke Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah Jakarta. Best practis yang dilaksanakan ini sebagai materi dari pembelajaran inovatif dari direktorat, menggunakan project best learning, bioteknologi konvensional. 

Hal lain yang ingin dikenalkan kepada anak didik, yaitu berlatih menjadi pengusaha dengan membuat layaknya sebuah kafe. Kemudian di akhir semester I, akan diadakan pameran, untuk menunjukkan hasil pembelajaran kepada bapak/ibu guru.

“Program penciptaan 1.000 wirausaha muda baru, sangat korelatif dengan yang sudah dikerjakan anak-anak, karena mereka berkreasi dan berinovasi, lewat menyusun pembelajaran, sekaligus berlatih wirausaha,” terangnya.

Erma mengharapkan, semua anak didiknya di masa yang akan datang dapat menjadi pemimpin di perusahaan masing-masing. 

“Sehingga mereka bisa menyerap banyak tenaga kerja dan akan mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Batang,” tegasnya.

Salah satu siswi, Nasyaira menuturkan, setelah mendapatkan materi pembelajaran  bioteknologi bidang pangan, membuatnya mampu mengembangkan bahan makanan menggunakan mikroorganisme. 

“Selain itu, saya bisa mengetahui takaran yang tepat, agar makanan yang dihasilkan jadi lebih menarik,” tuturnya.

Nasyaira juga sangat mendukung program penciptaan 1.000 wirausaha muda baru, dengan menemukan bahan yang baik dan cara pengemasan semenarik mungkin agar konsumen tertarik. (MC Batang, Jateng/Heri) 


Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 101
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184