Menteri Kesehatan mencoba mengoperasionalkan ambulan motor
Minggu (18/6) tepat pukul 7.30 Menteri Kesehatan RI Prof. Dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M,(K) didamping Dirjen Pelayanan Kesehatan dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tiba di Dinas Kesehatan Kabupaten Batang. Dia langsung memimpin apel kesiapsiagaan jajaran kesehatan menghadapi lebaran 1437 H / 2017 M termasuk kesiapan dalam memberikan pelayanan kepada para pemudik yang melintas di Babupaten Batang baik yang melalui jalur Pantura maupun Jalur Tol Fungsional Pemalang-Gringsing.
Hadir dalam kegiatan tersebut hadir juga Sekda Kabupaten Batang Drs. Nasikhin, MH yang mewakili Bupati Batang, Polres Batang, Rumah Sakit, Puskesmas, PMI, BPBD, PSC 119 Si Slamet, dan para Relawan.
Menteri Kesehatan RI memberikan apresiasi kepada jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Batang yang telah melakukan langkah-langkah antisipasi dan persiapan yang matang dalam menghadapi arus mudik maupun arus balik. Terhadap PSC 119 Si Slamet Menteri Kesehatan menaruh perhatian khusus bahkan berharap daerah-daerah lain dapat meniru inovasi-inovasi yang dilakukan oleh PSC 119 Si Slamet.
PSC Si Slamet merupakan program Pemerintah Kabupaten Batang yang bertujuan memberikan Pelayanan Kegawatdaruratan Medis yang terjadi di Wilayah Kabupaten Batang secara cepat dan tepat dengan menggunakan telepon ke (0285) 119 dan juga dikembangkan aplikasi android. PSC 119 juga menyediakan informasi pada website portal.batangkab.go.id/spgdt.
Pada kesempatan yang sama Menteri Kesehatan juga berkenan mencoba mengoperasionalkan ambulan motor yang merupakan ambulan motor modifikasi yang dilengkapi dengan system pelayanan kegawat daruratan dan system informasi radio. Ambulan motor diharapkan menjadi alternatif ketika terjadi kemacetan terutama di Jalur Tol Fungsional yaitu untuk memberikan pertolongan secara cepat kepada korban.
Di Kabupaten Batang kesiapan jajaran kesehatan didukung oleh 3 Rumah sakit yang buka 24 jam yaitu RSUD Kalisari, RSUD Limpung, dan RS QIM, 4 Puskesmas rawat Inap yaitu Puskesmas Subah, Puskesmas Gringsing I, Puskesmas Bawang dan Puskesmas Bandar I. 17 Puskesmas Rawat Jalan juga dipastikan tetap memberikan pelayanan pada saat libur cuti bersama. Didukung juga oleh PSC 119 Sislamet panggilan darurat yang siap 24 jam, serta Posko Kesehatan yang tersebar di 11 titik, yaitu 5 di jalur regular pantura dan 6 di jalur Tol Pemalang-Gringsing (Batang).
Sehari sebelum kunjungan Menteri Kesehatan, juga telah dilakukan tinjauan persiapan jalur Tol Fungsional oleh Bupati Batang Wihaji terkait dengan kesiapan jalan, kesiapan sarana dan prasarana pendukung, termasuk kesiapan petugas dan pelayanan kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang dr. Hidayah Basbeth menegaskan bahwa selama menghadapi arus lebaran ini semua masyarakat jangan sungkan-sungkan untuk meminta pertolongan kepada petugas kesehatan di semua fasilitas layanan kesehatan yang tersedia dan tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Batang, termasuk menggunakan media telephone, sms, maupun aplikasi Si Slamet bagi para pengguna android. (Nuridin Dinkes/McBatang)
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.