Batang - Puskesmas Gringsing II didatangi tim monitoring dan Evaluasi (Monev) dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang dengan menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Batang di Puskesmas Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Senin (30/9/2019).
Monev dilakukan untuk menyoroti serapan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) tahun 2019 triwulan ketiga. Hasilnya serapan BOK di puskesmas tersebut terhitung ideal, sehingga optimis hingga akhir tahun serapan BOK dapat maksimal.
Kepala Puskesmas Gringsing II, dr Ratna Westri Erika mengatakan pihaknya berupaya maksimal dalam mengelola dana BOK. Salah satunya melalui program unggulan yang telah dilakukan, seperti gerakan memberantas demam berdarah (Gebrak DB), kejar bumil, dan pijat Asi.
"Ketiga program unggulan tersebut kita galakan karena memang dibutuhkan masyarakat di wilayah puskesmas sekaligus disinkronkan dengan program Bupati Batang Wihaji," ujarnya.
Ratna menyebut gebrak DB digalakan karena melihat kasus DB di daerah Gringsing pada tahun 2019 ditemukan sebanyak 12 kasus. Padahal tahun 2018 tidak ada temuan kasus tersebut.
Sedangkan, dua program unggulan lainnya yakni Pijat ASI karena capaian Asi eskulsif rendah. Cara mengatasinya para ibu diedukasi untuk memberikan asi kepada bayi yang memilki banyak manfaat terutama pemberian asi selama satu jam setelah melahirkan.
Program selanjutnya yaitu kejar bumil, puskesmas Gringsing 2 berupaya menemukan ibu hamil sedini mungkin. Tujuannya untuk mengurangi ibu meninggal setelah melahirkan. Selain itu, harapannya mampu menurunkan angka kematian bayi, ini sesuai intruksi dari Bupati Batang Wihaji.
"Semua program tersebut kita memanfaatkan dari dana BOK, program sudah berjalan mulai Maret lalu, tiap bulan dilakukan monitoring, setiap tiga bulan sekali kita evaluasi," jelasnya.
Sementara, Kepala Seksi hukum perdata dan tata usaha negara (Kasi Datun) Jaksa Muda Kajari Batang Dista Anggara, mengapresiasi penyerapan anggaran di puskesmas Gringsing 2. Bahkan program-program unggulan yang mereka canangkan berdasarkan kebutuhan masyarakat sekitar, sehingga manfaat dana BOK betul-betul dirasakan.
"Capaian sudah bagus, terus tingkatkan kinerja agar masyarakt betul-betul terlayani dengan baik," pungkasnya. (MC Batang, Jateng/wan/Ardhy)