Batang - Menyambut Hari Jantung Internasional yang diperingati setiap 29 September, Rumah Sakit Qolbu Insan Mulia (RS QIM) dan Komunitas Jantung Sehat (KJS) mengundang dr. Bima Suryaatmaja, Sp. JP (K), untuk memberikan sosialisasi tentang pola hidup yang baik agar jantung tetap sehat, di halaman parkir RS QIM Kabupaten Batang, Sabtu (28/9/2019).
Berdasarkan data dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (2014), penyakit jantung masih merupakan penyebab kematian tertinggi di Indonesia, setelah stroke (12,9%). Sementara itu, data World Health Organization (WHO) menunjukkan 17,5 juta orang di dunia meninggal akibat penyakit jantung (kardiovaskuler) atau 31% dari 56,5 juta kematian di seluruh dunia. Lebih dari 3/4 kematian akibat penyakit kardiovaskuler tersebut terjadi di negara berkembang yang berpenghasilan rendah sampai sedang, termasuk Indonesia.
Dalam sambutannya, Direktur RS QIM Batang, dr. Ratna Ismoyowati, MARS menyampaikan, kehadiran dr. Bima adalah untuk menjelaskan tentang kesehatan jantung, sebagai langkah pencegahan bagi yang belum terserang penyakit jantung.
“Tetapi bagi mereka yang ada tanda-tanda penyakit jantung, harus memeriksakan diri secara dini dan rutin,†tuturnya.
Dalam penjelasannya kepada 80 anggota KJS, dr. Bima Suryaatmaja, Sp. JP (K), mengajak agar para peserta Senam Jantung Sehat untuk menerapkan lima hal yang dikenal dengan pola “SEHATâ€, sehingga jantung tetap menjalankan fungsinya secara baik.
dr. Bima menjabarkan arti dari “SEHAT†yaitu Seimbangkan gizi saat mengonsumsi makanan kadarnya tidak berlebihan dengan takaran nasi 60%, lemak 15%, diperbolehkan makan daging yang tidak berlebihan, namun tetap lebih baik jika mengonsumsi ikan laut dan disertai sayuran. Enyahkan rokok, karena menurut penelitian hampir 95% penyebab timbulnya serangan jantung adalah mereka yang menjadi perokok.
“Sekarang serangan jantung ini datang di usia lebih muda, karena sudah menjadi perokok. Paling muda usia 25 tahun, sudah terkena serangan jantung,†jelasnya.
Selanjutnya, kata dr. Bima, Hadapi stres, bukan hindari stres. Kalau stres dihindari, justru makin stres.
“Jika stres karena hutang, jangan dihindari, tapi dihadapi dengan cara bayar hutang. Kalau stres karena penyakit, hadapi dengan melakukan pemeriksaan, jangan didiamkan nanti malah tambah parah,†terangnya.
Selain itu untuk menjaga jantung tetap sehat, Awasi tekanan darah, gula darah dan kolesterol. Serta Terus berolahraga secara rutin.
Ditemui saat mendampingi anggota KJS mengikuti Senam Jantung Sehat, Koordinator Senam, Suparyatun Hidayati menambahkan, banyaknya usia produktif yang terserang penyakit jantung, maka pesan dari dr. Bima untuk menjaga pola hidup sehat hingga melenyapkan rokok, harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Untuk tetap menjaga kesehatan jantung, jadikan olahraga sebagai rutinitas juga konsultasi ke dokter, untuk mengetahui kadar gula darah, tekanan darah dan kolesterol,†ungkapnya.
Suparyatun menyarankan, bagi mereka yang ingin menjaga kondisi jantungnya tetap sehat, sebaiknya rutin melakukan Senam Jantung Sehat antara 30-45 menit disertai variasi. (MC Batang, Jateng/Heri)