Cuaca Panas di Batang Penyebab Meningkatnya Penderita Sesak Napas

Senin, 16 September 2019 Jumadi Dibaca 1.855 kali Kesehatan
Cuaca Panas di Batang Penyebab Meningkatnya Penderita Sesak Napas
Batang - Musim kemarau yang berkepanjangan, diiringi cuaca panas yang cukup terik, menyebabkan terjadinya peningkatan pada penderita sesak napas atau asma. Penyakit lain yang banyak diderita masyarakat Kabupaten Batang diantaranya batuk dan infeksi saluran penapasan atas (Ispa).

“Karena di cuaca yang kering dan panas seperti sekarang ini kan, memang paling sering pasien sesak napas ya,” ungkap dr. Yoga saat ditemui di Rumah Sakit Qolbu Insan Mulia Kabupaten Batang, Senin (16/9/2019).

Menurutnya, memang ada peningkatan jumlah penderita sesak napas, namun tidak begitu signifikan. Jumlah penderita yang ditemui baik di Instalasi Gawat Darurat (IGD) maupun poli umum, setiap harinya mengalami peningkatan antara 5-10 pasien.

“Batuk dan Ispa memang penderitanya meningkat. Di hari-hari biasa pasien yang ditangani tidak lebih dari lima orang, tapi di cuaca sekering ini bisa meningkat hingga 10 pasien setiap harinya,” tuturnya.

dr. Yoga menerangkan, di cuaca panas sekarang ini, membuat pengidap asma lebih mudah kambuh sampai menyebabkan sesak napas. Bagi warga yang mempunyai riwayat asma, debu adalah salah satu pemicu kambuhnya sesak napas.

“Kalau memang ada riwayat asma, kami ada penanganan awal di IGD. Kalau memang dirasa sesak sekali, akan kita tangani di instalasi kegawatdaruratan, seperti diberikan uap sesuai hasil pemeriksaannya,” paparnya.

dr. Yoga menyarankan, di cuaca cukup terik yang disertai debu, sebaiknya saat berada di luar ruangan, masyarakat Kabupaten Batang selalu memakai masker, untuk melindungi diri dari penyakit saluran pernapasan. (MC Batang, Jateng/Heri)


Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 102
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184