Intensitas peningkatan penyakit tidak menular (PTM) kian terlihat nyata seperti stroke, jantung, kanker dan lain-lain. Hal tersebutlah yang mendasari munculnya Instruksi Presiden (Inpres) RI No. 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) untuk direalisasikan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Sekretaris Daerah Kabupaten Batang Nasikhin menyampaikan Inpres tersebut harus dilaksanakan di semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hal itu disampaikan kepada seluruh pimpinan OPD bertempat di Pekalongan, Rabu (14/5).
Dalam Inpres itu ada 6 hal pokok yang harus diwujudkan dalam keseharian hidup masyarakat Batang. “Intinya untuk mewujudkan GERMAS harus ada peningkatan aktivitas fisik, peningkatan hidup bersih dan sehat, penyediaan pangan sehat dan percepatan perbaikan gizi,” kata Nasikhin.
“Disamping itu seluruh OPD diharuskan melaksanakan peningkatan pencegahan dan deteksi dini penyakit, perbaikan kualitas lingkungan dan peningkatan edukasi hidup sehat,” terangnya.
Pelaksanaan GERMAS di masing- masing OPD harus jelas dan sesuai tugas pokok dan fungsinya. Sebagai contoh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) harus melakukan penyampaiaan informasi layanan masyarakat terkait pola hidup bersih dan sehat melalui sarana media website Pemerintah Kabupaten Batang, pemasangan pamflet dan pemutaran iklan layanan masyarakat (ILM) di radio Abirawa.
“Bupati Wihaji pernah meniliki ide rencana agar setiap 1 bulan sekali seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Batang berkumpul di Gor Sarengat melakukan aktivitas fisik untuk mewujudkan pola hidup sehat,” tambahnya.
GERMAS ini diharapkan tidak hanya sebagai program saja, namun menjadi aksi nyata Pemerintah Kabupaten Batang dalam mendukung pola hidup sehat. (Heri/McBatang)
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.