Bupati Wihaji (no 2 dari kanan) dan Wakil Bupati Suyono (no 3 dari kanan) saat berbuka puasa di desa Gondang Subah.
Kecamatan Subah selama ini dikenal dengan beragam potensi, baik yang sudah terbukti maupun yang masih tersembunyi. Sudah barang tentu Subah memerlukan sentuhan khusus dari duet Bupati Wihaji dan Wakil Bupati Suyono untuk menambah kecemerlangan di tingkat Kabupaten.
Camat Subah Wahyu Setyo Utomo mengatakan banyak sekali potensi yang bisa diangkat menjadi ikon khusus untuk meningkatkan pendapatan masyarakat serta Pendapata Asli Daerah (PAD) Batang. “Seperti halnya buah pisang “gebyar “ tidak hanya dijadikan produk makanan “sale”, tetapi diharapkan bisa menjadi produk unggulan desa,” katanya saat menyambut kunjungan Bupati Wihaji beserta rombongan dalam Tarawih Keliling di desa Gondang, Sabtu, (10/6).
“Keunggulan lain desa Gondang merupakan desa migran yang menjadi binaan dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans), menjadi desa binaan PKK karena melibatkan semua unsur masyarakat bergotongroyong membangun desa,” terang Wahyu.
Tidak hanya itu, lanjutnya desa Gondang juga menjadi Desa Siaga, yang pasti siap menghadapi tantangan ke depan. Wahyu mengharapkan Kabupaten Batang dibawah kepemimpinan duet Bupati Wihaji dan Wakil Bupati Suyono semoga bisa membawa Batang semakin maju dan sejahtera.
Sementara itu Diyono selaku Kepala Desa Gondang mengatakan banyak sember daya alam hasil pertanian dan perkebunan yang menjanjikan namun akan lebih maksimal lagi apabila mendapat perhatian khusus dari pemkab Batang. “Selain menjadi pusat tanaman pohon Sengon, ada pula produksi bak truk.
“Namun demikian di sisi lain warga desa Gondang mengharapkan sarana prasarana penunjang diperbaiki seperti pelebaran jembatan sungai Prigi yang sudah ditunggu – tunggu karena belum ada perbaikan sejak jaman kolonial Belanda dan penerangan jalan serta air bersih yang masih minim,” harap Diyono.
Menanggapi keluh kesah warga desa Gondang Bupati Wihaji menyampaikan bahwa proses pembangunan jembatan sungai Prigi sudah sampai pada proses desain. “Saya mengucapkan terima kasih karena warga Kecamatan Subah telah lunas membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan setelah itu tentunya akan dikembalikan sebagai perbaikan sarana dan prasarana,” ujarnya.
“Alokasi Dana Desa (ADD) diperbolehkan untuk dibelikan sarana dalam bidang kesehatan yaitu mobil ambulance sebagai realisasi program satu desa satu ambulance,” terang Wihaji.
I Teguh Raharjo Ketua DPRD Batang menegaskan perihal penggunaan mobil ambulance diharapkan digunakan sesuai dengan peraturan bupati. “Utamakan dana desa untuk sarana prasarana,” katanya. (Heri/McBatang)
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.