Warga Kutosari Mengharap Program Pemerintah Priotitaskan Daerah Perbatasan

Kamis, 08 Juni 2017 Lukman Hadi Lukito Dibaca 662 kali Pemerintahan
Warga Kutosari Mengharap Program Pemerintah Priotitaskan Daerah Perbatasan
Desa Kutosari Kecamatan Gringsing merupakan daerah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Kendal. Maka bukan hal yang mustahil warganya mengharapkan seluruh program kerja pemerintah yang berkaitan dengan ekonomi dan kesehatan lebih mengutamakan daerah perbatasan.

Ditemui saat menyambut kedatangan bupati berserta rombongan Wiwik Karolina selaku Kepala Desa Kutosari mengatakan dikarenakan jarak yang lumayan jauh, maka hampir 50 persen kegiatan perekonomian dan kesehatan warganya dilakukan di Weleri Kabupaten Kendal dibandingkan di Limpung Kabupaten Batang.

“Untuk kegiatan jual beli padi masih dilakukan di Kecamatan Gringsing, tetapi sayur-sayuran ada yang dijual di pasar Plelen dan pasar Weleri. Sedangkan di bidang kesehatan bagi warga Kutosari yang ingin berobat sudah disosialisasikan agar periksa ke RS Limpung yang kualitas dan fasilitasnya sudah memadai, namun warga lebih memilih ke RS Weleri,” ujarnya.

“Jarak tempuh dari Kutosari ke Limpung sekitar 15 km, sedangkan jarak menuju Weleri mencapai 7 km, sehingga setiap kali sakit warga dirujuk ke Weleri,” kata Wiwik.

Dirinya mengharapkan dengan adanya program satu desa satu ambulance, semoga desa Kutosari diprioritaskan terlebih dahulu sehingga warganya lebih dekat untuk berobat ke RS Limpung. Selain itu karena mata pencaharian warganya mayoritas adalah peternak lebah, dia berharap pemkab membantu peternak supaya lebih mudah mencari lahan untuk beternak lebah.

Sementara itu dalam sambutannya pada Tarawih Keliling Ukhuwah Bupati Wihaji menyampaikan program satu desa satu ambulance menjadi prioritasnya, mengingat warga Kutosari sangat membutuhkan, terlebih karena jarak dan akomodasi transportasi yang cukup jauh dari RS Limpung. “Harapannya dengan program tersebut dapat mempermudah akses warga untuk berobat ke Batang,” katanya.

“Program kesejahteraan untuk para guru Madrasah Diniyah dan Wiyata Bakti juga akan menjadi prioritas utama selain masalah infrasrtuktur,” tegasnya.

Wihaji menambahkan terlebih Gringsing merupakan kecamatan yang berada di wilayah perbatasan, secara otomatis menjadi perhatian utama pemkab. “Gringsing bagi saya meski jauh di mata tetapi hati saya ada di sini, “ ungkapnya.

Namun disisi lain Gringsing juga mmemiliki potensi yang tidak kalah menariknya untuk dikembangkan demi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurut Rusmanto selaku Camat Gringsing, dirinya beserta warga siap mendukung program kerja bupati dan wakil bupati. “Banyak potensi termasuk bendungan Cokro Kembang yang dibangun kolam renang dan wisata alam yang bisa menopang PAD Kabupaten Batang,”terangnya.

“Produk unggulan selain madu asli Gringsing, adalah produk terasi dalam bentuk serundeng dan bandeng berasal dari desa Sidorejo yang tidak kalah kualitasnya dengan Pandanaran karena tidak berbau tanah,” kata Rusmanto.

Dia juga mengharapkan adanya internet masuk desa karena ada beberapa desa yang jaringan internetnya masih lemah. (Heri/McBatang)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 104
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 139
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 129
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184