Finalis Duta Wisata Wajib Mempromosikan Obyek Wisata Unggulan Batang

Kamis, 25 Juli 2019 Jumadi Dibaca 867 kali Pariwisata
Finalis Duta Wisata Wajib Mempromosikan Obyek Wisata Unggulan Batang

Batang - Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Batang mewajibkan 30 Finalis Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Batang mengetahui obyek-obyek wisata unggulan, sekaligus mempromosikannya untuk mendukung visi misi Bupati Batang Wihaji dan Wakil Bupati Suyono “Visit Batang Year 2022, Heaven of Asia”.

Dalam masa karantina, di Hotel Sendang Sari Kabupaten Batang, Kamis (25/7/2019), Sekretaris Disparpora Kabupaten Batang, Suprayitno mengatakan, para calon Duta Wisata dikenalkan dengan program wisata unggulan yang disebut “Empat Si”.

“Yaitu Sikembang, Sigandu, Silurah dan Sikuping,” katanya. 

Menuju Malam Grand Final Mas dan Mbak Duta Wisata Batang 2019, Disparpora melakukan serangkaian persiapan dari berbagai pelatihan, pengarahan, outbond dan apresiasi seni. Disamping itu, para finalis juga dikenalkan tentang budaya dan adat istiadat yang ada di Kabupaten Batang, cara bertata busana yang baik dan rapi, serta sosialisasi dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten Batang agar terhindar dari penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

Suprayitno menerangkan, tahapan yang telah dilalui oleh para peserta hingga tersaring menjadi 30 finalis. Antara lain : seleksi administrasi dan wawancara, serta memasuki tahapan karantina selama tiga hari berturut-turut 22-24 Juli.

“Dalam karantina itu akan dinilai tentang unggah-ungguh (sopan santun), keakraban dengan peserta lainnya,” terangnya.

Pria yang akrab disapa Pak Nano ini juga berpesan agar pemenang Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Batang, dapat mengemban visi misi Bupati Wihaji dan mempromosikan Kabupaten Batang, baik di tingkat provinsi, nasional maupun asia.

Sementara itu, Mas Duta Wisata 2018, Bagus Hadi Panuntun mengharapkan kepada Mas dan Mbak Duta Wisata 2019, bahkan semua finalis dapat berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Batang. 

“Duta Wisata merupakan ujung tombak dari program Pemerintah Kabupaten Batang menuju Batang Heaven of Asia di tahun 2022, sehingga besar harapan kami agar Duta Wisata 2019 bisa mempromosikan segala potensi Kabupaten Batang di kancah provinsi, nasional bahkan asia,” harapnya.

Ditemui di tempat yang sama, salah satu Finalis Duta Wisata, Sri Rezeki dari Desa Selopajang Kecamatan Blado mengutarakan, selama tiga hari mengikuti proses karantina merasa senang karena mendapat banyak pengalaman dan ilmu dari para pelatih dan Duta Wisata 2018.

“Dengan kelebihannya dalam berbahasa asing, terutama bahasa Inggris, ingin berkontribusi untuk Kabupaten Batang yang lebih baik. Selain itu saya juga unggul di bidang pengetahuan umum dan sering mengikuti kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan pariwisata serta mengikuti berbagai perlombaan,” jelasnya.

Ia memandang Duta Wisata itu sosok publik figur yang merupakan citra Kabupaten Batang, khususnya di bidang pariwisata. Sehingga jika nanti saya terpilih, harapannya bisa menjadi sosok di garda terdepan yang bisa mempromosikan pariwisata Kabupaten Batang secara menyeluruh dari lokal hingga internasional.

“Untuk generasi muda Kabupaten Batang jangan pernah berhenti untuk bermimpi dan teruslah berani berpikir ke depan, karena ide sebagus apapun kalau kita hanya bungkam, tidak akan pernah didengar orang lain,” katanya.

Malam Grand Final Duta Wisata digelar pada Kamis malam di Hotel Sendang Sari Batang dan akan dihadiri langsung oleh Bupati Batang Wihaji. Para finalis akan berusaha semaksimal mungkin memikat perhatian dewan juri dengan menjawab pertanyaan yang diajukan termasuk dari Bupati sendiri dan menunjukkan potensi maupun bakat yang dimiliki agar lolos menjadi Mas dan Mbak Duta Wisata 2019. (MC Batang, Jateng/Heri)


Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 100
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184