Pemerintah Kabupaten Batang memberikan santunan kepada Sri Utami yang terkena musibah yakni rumahnya terbakar pada 16/5 yang lalu di Karangasem Batang. Santunan tersebut diserahkan langsung oleh Sekda Nasikhin kepada Sri Utami di ruang kerjanya, Rabu (31/5).
"Sri Utami mendapatkan santunan sebesar 12,7 juta rupiah, santunan tersebut diperoleh dari Bazis (Badan Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh) Kabupaten Batang sejumlah lima juta rupiah, kemudian dari sukarelawan/shodaqoh dari Aparatur Sipil Negara yang berada dilingkungan Sekretariat Pemkab Batang sejumlah tujuh juta tujuh ratus ribu rupiah," jelas Nasikhin.
"Santunan ini jangan dilihat nilai nominalnya akan tetapi kepeduliannya rekan-rekan ASN kepada musibah yang menimpa keluarga ibu Sri Utami. Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat dan kami atas nama pribadi dan juga Pemerintah Kabupaten Batang ikut prihatin dan berdo’a agar ibu Sri Utami dan keluarga tetap tabah dan sabar menerimanya dan semoga ada hikmah dibalik musibah tersebut," tandas Nasikhin.
Nasikhin menambahkan, "Apapun yang namanya musibah ini adalah datang tibia-tiba dan tidak dikehendaki dan biasanya menjadikan kita merasa menderita namun demikian Allah SWT maha rahman dan maha rahiim dibalik musibah itu pasti banyak hikmah, oleh karena itu kita percaya kepada Allah SWT".
Sri Utami menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT dan terimakasih atas kepedulian dari Pemkab Batang dan rekan-rekan ASN yang peduli kepada keluarga kami. (Iwan/McBatang)
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.