Bupati Batang Wihaji didampingi Wakil Bupati Suyono dan Sekda Nasikhin pimpin Rapat Penyusunan RPJMD yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Setempat.
Perlu komitmen bersama dalam kepemimpinan Bupati Wihaji dan Wakil Bupati Suyono untuk bersama kompak dan guyub rukun sampai pada tujuan berdasarkan visi dan misi kita yang di laksanakan dan di realisasikan masing - masing OPD dalam RPJMD.
Hal tersebut disampaikan Bupati Wihaji dan Wakil Bupati Suyono saat memimpin rapat Persiapan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), kegiatan yang berlangsung di Aula Bupati setempat Senin (29/5) dihadiri semua Kepala dan Kasubag Program OPD Se Kabupaten Batang.
"Kebersamaan dan semangatnya sama sebagai aparatur pemerintah untuk bisa melayani berdasarkan undang-undang, dan PR kita untuk mencari formula atau cara hingga sampai tujuan kita tercapai," kata Bupati Wihaji.
Pemerintahan kita juga ada kelebihan warisan di kepemimpinan kemarin seperti e-planning dan e-budgeting yang akan kami kemas lagi dalam program smart village yang masuk dalam visi misi kami.
"Kita harus manfaatkan teknologi informasi karena dengan teknologi mampu membantu semua hal seperti data yang valid terkait dengan data kemiskinan akan sangat membantu menaggulangi kemiskinan. Kita juga akan manfaatkan IT e-disposisi untuk lebih mempermudahkan dalam bekerja. Kita juga akan segara kembangkan smart vilag atau desa pinter sebagai percontohan, karena kedepan pemerintah kita yang akan menentukan lima tahun kedepan," pinta Wihaji.
Bupati juga berharap agar kita bekerja normatif dan berdasarkan undang - undang tapi juga harus ada kreatif dan inovasi baru. "Setiap OPD jami harap kreatif dan inovasi terkait dengan kebijakan yang berani yang tidak keluar dari peraturan perundang - undangan," katanya.
Dalam kesempatan tersebut Wihaji juga meminta kepada OPD untuk segara memasukan sembilan program unggulanya dalam RPJMD yang antara lain menciptakan seribu pemuda wirausaha, santunan kematian di tahun 2018 bisa dilaksanakan untuk orang miskin minimal 1 juta rupiah.
Kami juga berharap kepada OPD sabagi tim penyusun RPJMD untuk memberikan tunjangan bagi Ketua Rukun Tangga (RT) dan Rukun Warga (RW) sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada mereka yang tahu persis permasalahan di masyarakat, peningkatan honor guru Madin (Madrasah Diniyah), guru Wiyata Bhakti, satu desa satu mobil layanan kesehatan, dan pembangunan wisata.
"Kami harapkan OPD untuk Mencari cara dalam merealisasikan by desain kami dengan tidak melanggar aturan, dan ini tidak bisa satu tahun anggaran terealisasikan tapi di lima tahun kami menjabat bisa terealisasi," pinta Bupati.
Wakil Bupati Suyono juga menambahkan agar semua OPD untuk bekerja secara maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Suyono yakin OPD lebih pintar dan lebih canggih darinya karena sudah puluhan tahun bekerja. "Birokrasi untuk serius dalam bekerja dan jangan memikirkan akan ada resufle kepala OPD," pinta Suyono. (Edo/Humas)
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.