Bupati Batang Minta Dinkes Tekan Angka Kematian Ibu dan Anak

Rabu, 19 Juni 2019 Jumadi Dibaca 506 kali Kesehatan
Bupati Batang Minta Dinkes Tekan Angka Kematian Ibu dan Anak

Batang - Hadir dalam halal bihalal Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang, Bupati Batang Wihaji intruksikan Kepala Puskesmas dan bidan untuk menekan angka kematian Ibu dan bayi. 

"Kita memang tidak bisa menghentikan takdir kematian, tapi kita harus berikhtiar agar kematian ibu melahirkan dan balita tidak terus bertambah," pinta Bupati Batang Wihaji di Gedung Korps Pegawai Republik Indonesia Kabupaten Batang, Rabu (19/6/2019).
Oleh karena itu, lanjutnya, Kepala Puskesmas dan bidan untuk mengawal ibu melahirkan atau nginceng wong meteng, karena barangkali ada penyakit lain atau kelainan pada janin bisa ditangani lebih lanjut untuk di rujuk ke Rumah Sakit.
Ia juga meminta petugas pelayanan kesehatan untuk mengedepankan suasana kebatinan atau psikologis masyarakat. Sehingga, masyarakat atau pasien merasa terlayani dengan baik.
"Jangan karena kedatangan saya disini jadi semuanya baik, tapi ada maupun tidak ada saya pelayanan harus baik dan memahami suasana kebatinan warga," ujarnya.
Kepala Dinkes Kabupaten Batang dr. Hidayah Basbhet mengatakan, angka kematian ibu tertinggi yaitu pada tahun kemarin di mana ada kematian 20 jiwa.
"Memang tugas berat bagi kita, angka kematian tahun kemarin menjadi yang tertinggi, mudah-mudahan  angka kematian Ibu melahirkan pada tahun ini mengalami penurunan," jelasnya.
Ia menjelaskan, untuk angka kematian balita atau bayi harus kurang dari 7, sedangkan tahun kemarin ada di angka 13 berarti harus turun sampai 7, balita stunting juga harus kurang dari 20%, sementara di Kabupaten Batang tercatat 25% balita mengalami stunting.
"Tugas berat bagi kepala Puskesmas maupun bidan untuk ikut menurunkan angka stunting, bila menemukan bayi baru lahir laki - laki kalau yang lagi kurang dari 48 cm yang putri kurang dari 47 cm harus intervensi yang artinya hanya ASI eksklusif sampai enam bulan kemudian setelah itu pendamping ASI," terangnya.
Tugas bidan juga harus memberikan penjelasan kepada ibu melahirkan, lanjutnya, agar makan makanan yang sehat, karena masih banyak masyarakat kita yang menjalankan mitos-mitos mengkonsumsi makanan yang tidak sehat.
Dijelaskan pula bahwa Dinkes menemukan masyarakat yang terkena HIV/AIDS cukup banyak dikarenakan kita mencari semua titik titik Spot, oleh karenanya, harus kita turunkan. Artinya kita tidak menemukan terus-menerus, tidak boleh menemukan kasus baru di tahun berikutnya.  
"1 Januari 2020 kita harus ODF jadi masih ada waktu kurang lebih 6 bulan memang baru 56  desa  yang baru ODF,  kalau kita hitung masing kurang lebih 39.000 jamban," ujarnya.
Ia juga meminta kepada bupati untuk dapat memberikan CSR dari perusahaan perusahaan, sehingga 31 Desember 2019 terget dapar tercapai. (Humas Batang, Jateng/Edo)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 101
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184