MUI dan Masyarakat Batang Mengutuk Keras Aksi Kerusuhan di Jakarta

Sabtu, 25 Mei 2019 Jumadi Dibaca 1.008 kali Kegiatan Keagamaan
MUI dan Masyarakat Batang Mengutuk Keras Aksi Kerusuhan di Jakarta

Batang - Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama segenap elemen masyarakat se-Kabupaten Batang mengutuk keras aksi kerusuhan yang terjadi di sejumlah wilayah DKI Jakarta, menyusul unjuk rasa di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pusat, pada 22 dan 23 Mei yang lalu.

Pernyataan sikap yang mengutuk keras aksi kerusuhan dan kekerasan ini dibacakan oleh KH. Sulton Syair, Pengasuh Ponpes Al Hidayah Desa Plumbon, Kecamatan Limpung, Batang, menuntut agar para pelaku kerusuhan dijatuhi hukuman setimpal, sesuai hukum yang berlaku. 

Pernyataan Sikap dibacakan dalam acara Buka Bersama dengan unsur Forkopimda, tokoh lintas agama dan komponen masyarakat termasuk wartawan di aula Hotel Dewi Ratih Kabupaten Batang, Sabtu sore (25/5/2019).

Menurut Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Batang, KH Zaenul Iroqi, Pemilu sudah selesai, namun meninggalkan sisa-sisa ketidak puasaan atas hasil pemilu yang berujung unjuk rasa dan berakhir anarkis. 

"Oleh karena itu, kami sebagai ulama merasa prihatin dengan munculnya berita hoax yang menimbulkan sesuatu yang tidak benar dan menyesatkan pada masyarakat," ucapnya.

Namun ulama-ulama sekarang, kata KH Zaenul, sudah kebal dengan berita-berita hoax yang banyak muncul selama ini. Para ulama, tidak terpengaruh sama sekali, termasuk yang beredar di media sosial. 

“Kami juga tidak percaya bahwa polisi-polisi di Jakarta dalam menangkal perusuh, bertindak biadab. Mereka dalam menjalankan tugasnya tetap berpedoman pada aturan yang ada, sesuai dengan SOP," kata KH. Zainul.

Terkait penggunaan ijtima ulama, oleh kelompok tertentu, tambahnya, MUI Jawa Tengah merekomendasikan penggunaan ijtima hanya digunakan oleh MUI dan tidak boleh digunakan oleh pihak manapun.

"MUI merekomendasikan untuk mencabut istilah ijtima ulama yang dipergunakan oleh pihak-pihak tertentu untuk kepentingan politik," terangnya. 

Selain itu, ujarnya lebih lanjut, penggunaan kata-kata takbir juga sudah mengalami pergeseran. Karena digunakan untuk hal-hal yang tidak dibenarkan oleh ajaran agama. 

"Takbir bukan untuk meminta pertolongan Allah, tapi untuk melampiaskan amarah dan menghancurkan sesuatu. Itu merusak nama Allah," jelasnya.

KH Zaenul Iroqi menambahkan lebih lanjut, MUI sepakat mendukung aparat TNI dan Polri untuk menjaga keamanan dan menyelesaikan yang belum rampung dalam pemilu 2019, sesuai konstitusi yang ada. 

Sementara itu, Kapolres Batang AKBP Edi S Sinulingga mengatakan, situasi di Jakarta sekarang sudah jauh lebih kondusif dibanding kemarin saat terjadi bentrok, antara polisi dengan kelompok perusuh yang bertujuan untuk membuat kekacauan di Jakarta.  

“Kejadian  di Jakarta tidak ada hubungannya dengan umat dan agama, namun murni tindakan perusuh yang ingin mengacaukan keadaan negara,” jelasnya. (MC Batang, Jateng/Heri)


Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 102
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184