Batang - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Batang bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Puskesmas wilayah Batang membagikan sejumlah 1.000 takjil kepada pengguna jalan yang melintas di Jalur Pantura Alun-Alun Kabupaten Batang, Kamis sore (16/5/2019).
Tidak hanya bagi takjil, para jaksa juga memberikan pelayanan hukum kepada warga, sekaligus pengobatan gratis yang diberikan oleh petugas Dinkes dan Puskesmas. Tampak pula Perwakilan dari Polres Batang yang diwakili Kapolsek Batang AKP Asfauri, Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) cabang Batang, dan beberapa mitra Kejari.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang, Nova Elida Saragih mengatakan, kegiatan tersebut bagian dari ungkapan rasa syukur Kejari Batang di bulan ramadhan. Kehadiran Kejaksaan di Batang tidak sekedar sebagai penegak hukum melainkan juga bermanfaat bagi warga Batang salah satunya diimplementasikan dalam bentuk bagi takjil.
"Dalam ramadhan ini, kami ingin merasakan kebersamaan dengan warga Batang melalui kegiatan bagi takjil, pengobatan gratis dan pelayanan hukum," kata Nova didampingi Kepala Seksi Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasidatun) Kejari Batang, Dista Anggara.
Nova melanjutkan pesan moral dalam kegiatan ini, bahwa melakukan perbuatan baik bukan hal yang susah. Selalu ada jalan kemudahan yang diberikan oleh Tuhan. "kami ingin berbahagia dengan warga Batang, agar kehadiran kami benar-benar dirasakan oleh warga Batang," tukasnya.
Kasidatun Kejari Batang, Dista Anggara menambahkan kegiatan sosial yang digalakan Kejari Batang tidak lepas dari dukungan beberapa elemen di Batang, seperti Dinkes, Polres Batang dan mitra Kejari.
"Kita bekerja di Batang tentu harus merangkul semua pihak, demi terwujudnya Kabupaten Batang yang aman dan kondusif," katanya.
Tidak kalah penting, lanjut Dista, masyarakat Batang harus melek hukum. Makanya pada setiap kegiatan, pihaknya selalu menyisipkan pelayanan hukum kepada masyarakat Batang. Sama halnya dalam kegiatan bagi takjil dan pengobatan gratis ini.
"Tadi ada beberapa warga yang penasaran dengan layanan Hukum keliling atau Yamkumling. Saya ajak mampir di stand yang saya sediakan, tentu ini merupakan awal yang bagus karena ada warga yang ingin melek terhadap hukum," jelasnya.
Sementara, salah satu pengguna jalan, Zuhdi Chadradtya mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Kejari, pasalnya kegiatan tidak hanya bagi takjil yang jamak dilakukan lembaga atau komunitas pada umumnya. Melainkan ada sisi edukasi hukum bagi warga.
"Kegiatan yang sangat positif karena tidak hanya bagi takjil namun ada pelayanan hukum dan pengobatan gratis. Kegiatan ini mendidik warga jadi melek hukum dan hidup sehat dengan bonus takjil," pungkas warga Kelurahan Watesalit Kecamatan Batang ini.