Bupati dan Wakil Bupati terpilih melakukan sesi pemotretan jelang pelantikan
BATANG - Jelang dilantik menjadi kepala daerah Kabupaten Batang, pasangan Wihaji - Suyono melakukan serangkaian sesi pemoteratan untuk kebutuhan dokumen pemerintah Kabupaten Batang Rabu, 17/5 yang berlangsung di Posko Kemenangan Jalan A Yani Kauman Batang.
Kedua pasangan dari Partai Golkar dan PPP tersebut, saat ditemui disela-sela sesi foto untuk keperluan pelantikan Bupati Terpilih Wihaji mengatakan Terkait sesi foto, pria asal Sragen ini mengatakan masih kaku saat pose di depan kamera. Karena tidak terbiasa difoto secara serius dan khusus seperti ini.
"Kita ini orang kampung, tidak biasa dengan foto seperti ini. Jadi tadi banyak kakunya, kadang mati gaya. Tapi proses ini harus kami lewati, karena kebutuhan," tutur Wihaji.
Dirinya meminta doa kepada masyarakat Batang, agar selalu diberikan kesehatan. Agar bisa bekerja dengan baik. Dari proses pelantikan hingga bekerja kedepannya.
Wakil Bupati Suyono, mengatakan hal serupa bahwa dirinya juga minta di doakan yang terbaik. "Kami minta doa restu. Kami tidak anti kritik, kami minta diingatkan dalam membawa Batang kedepan agar lebih baik," serunya.
Terkait persiapan pelantikan, Suyono berubah bahwa ini merupakan 'finish' dari segala proses demokrasi kemarin. Sehingga kini bersyukur, bisa menyongsong kedepan dengan baik.
"Tidak ada persiapan khusus jelang pelantikan. Kami akan lebih banyak istirahat, sementara semua kegiatan kami off semua dulu, untuk persiapan pelantikan di Semarang dan arak-arakan nanti," jelasnya.
akan mendapat mendapat sambutan istimewa dari warga Batang. Karena pasca dilantik oleh Gubernur Ganjar Pranowo, pada Senin 22 Mei besok, keduanya akan di arak keliling Kabupaten Batang oleh masyarakat dan pendukungnya.
"Menjelang pelantikan ini, kami bersikap biasa saja. Kami sudah siap melakukan semua proses pelantikan, baik di Gubernuran dan di Pemkab Batang," ujar Bupati Batang Wihaji.
Terkait kabar keduanya akan di ajak oleh masyarakat, Wihaji membenarkan hal tersebut. Bahwa nanti setelah dirinya dan Suyono dilantik secara resmi oleh Gubernur, saat balik ke Batang akan langsung di jemput oleh rombongan relawan, dan masyarakat Batang pada umumnya di perbatasan Gringsing.
"Nanti ada ribuan peserta dari sang Pamomong, relawan dan masyarakat umum. Kmai sudah koordinasi, dan semoga tidak menggangu aktivitas masyarakat di pantura selama konvoi," terangnya lagi.
Setidaknya saat ini sudah dipastikan akan ada 3.500 orang akan hadir, dengan kendaraan roda dua dan roda empat yang akan ikut konvoi arak-arakan Bupati dan Wakilnya. Setelah dijemput di perbatasan Batang Kendal di Gringsing, rombongan konvoi akan akan dimasukkan Limpung lewat Banyuputih, lanjut ke Reban Sojomerto, Blado, Bandar, Wonotunggal sampai pendopo Bupati.
Sementara itu, pada sesi foto banyak kejadian unik pada keduanya. Karena jarang difoto, terlihat kaku dan kikuk di depan lensa dan set lampu studio.
"Sesi foto, tadi yang paling ribet, karena belum pernah jadi agak kaku. Tadi sempat jalan, mBagong karena kagok saat foto, serba salah tingkah," tandas Suyono.
Kepala Bagian Humas Protokol Setda Kabupaten Batang Tri Ossy Juniarto Mengatakan,” foto Bupati dan Wakil Bupati sangat penting bagi kami, karena selain untuk dokumen Pemerintahan dan juga untuk pembuatan baliho maupun bener ucapan selamat”. Terang Kabag Humas. (Edo)
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.