Batang – Melalui program Tarawih Ukhuwah atau Tarawih Keliling Bupati Batang dan Wakil Bupati Batang, Bupati Batang Wihaji menghimbau kepada seluruh warga agar tidak Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di Masjid Syuhada, Desa Soka, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Rabu (8/5/2019).
“Pada tahun 2022, diharapkan seluruh desa di Kabupaten Batang sudah berstatus Open Defecation Free (ODF) atau tidak Buang Air Besar Sembarangan (BABS), agar tidak timbul penyakit,†pintanya.
Pemkab Batang, lanjutnya, juga memiliki program jambanisasi dengan meluncurkan Program kredit tanpa jaminan guna membuat jamban di masing-masing rumah warga.
“Untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) ada beberapa faktor, salah satunya adalah kesehatan. Oleh karena itu, program jambanisasi ini penting bagi masyarakat,†terangnya.
Sedangkan, Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga dalam pesan Kamtibmasnya mengatakan, sangat terkesan berada di Kecamatan Bawang karena masyarakatnya memiliki kultur budaya yang sangat santun dan nyaman.
"Atas nama Kepolisian saya mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah melaksanakan Pemilu dengan damai, ini merupakan kepedulian masyarakat dalam menentukan masa depan Bangsa," ujarnya.
Proses pemilu sudah selesai, lanjutnya, kini tinggal menunggu lembaga resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang akan memutuskan pemenangnya. Jangan mudah terprofokasi untuk melakukan hal-hal yang tidak konstitusional, kalaupun kalau ada permasalahan pemilu selesaikan sesuai dengan jalur hukum.
"Pesta demokrasi telah usai, kini di bulan suci Ramadan mari kita pesta amal dan perbanyak ibadah, jangan mudah terprofokasi melalui isu - isu ras dan agama yang dapat memecah belah bangsa untuk kepentingan golongan," jelas Kapolres Batang.
Camat Bawang, Yarsono mengatakan pemilihan umum di Kecamatan Bawang berjalan aman dan kondusif, walaupun ada satu dukuh yaitu Sigandul Desa Pranten yang tidak mau memilih.
"Tingkat kehadiran pemilih di Pemilu 2019 mencapai 85 persen kehadiran dari 20 desa, dan di tahun 2019 akan ada Pilkades di 16 desa untuk saat ini dalam pembentukan panitia pilkades," ujarnya. (MC Batang, Jateng/Ardhy)