Batang - Sebanyak 25 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Batang, meriahkan gelaran Bazar Takjil Ramadan di Jalan Veteran Kabupaten Batang, Selasa (7/5/2019).
Bazar yang diinisiasi oleh Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Batang ini diharapkan bisa mewadahi UMKM Batang untuk meningkatkan perekonomian mereka.
Kepala Disperindagkop UKM Kabupaten Batang, Suresmi saat diwawancarai di sela-sela kegiatan, mengatakan bahwa bazar ini akan digelar hingga tanggal 31 Mei mendatang.
"Ini sebagai wadah untuk menggerakan dan menghidupi UMKM yang ada di Batang. Karena mereka ini juga hadir khusus ketika bazar takjil ini, seharinya mereka usaha catering dan lainnya. Mereka juga merupakan UMKM binaan yang pernah dilatih dan dibina oleh Disperindagkop Batang," terangnya.
Ia menyampaikan sudah tahun ketujuh kegiatan bazar takjil ini digelar di Jalan Veteran Batang. Namun, selama dua tahun terakhir para peserta bazar dari UMKM dan Kelompok Usaha Bersama (KUB) sudah bisa menggelar bazar secara mandiri, yakni swadaya menyiapkan aneka perlengkapan yang dibutuhkan selama bazar.
"Ini tahun ketujuh bazar takjil digelar, dan sudah dua tahun ini para penjual bisa mandiri menggelar bazar. Kami hanya memfasilitasi perijinan dan keamanan selama gelaran bazar dan sudah kami koordinasikan dan insyaallah bisa lancar sampai hari terakhir nanti," jelasnya.
Salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di Bagian Humas Setda Batang Yayuk saat mengunjungi bazar takjil mengaku senang dengan adanya gelaran bazar takjil ini.
Menurutnya, dengan adanya bazar ini masyarakat tidak perlu kebingungan dalam mencari makanan untuk berbuka puasa. Sekaligus bisa menjadi alternatif usai pulang kantor jadi tidak repot masak, dan bagi masyarakat umum bisa jadi destinasi ngabuburit.
"Kalau ada bazar seperti ini kami jadi ada pilihan untuk makanan atau camilan saat berbuka puasa. Selain itu letaknya juga di tengah pusat kota, sehingga usai pulang kerja bisa langsung belanja," pungkasnya. (Humas Batang, Jateng/Edo)