Penangkal Harga Cabe yang Makin Melangit

Kamis, 11 Mei 2017 Jumadi Dibaca 964 kali Ekonomi
Penangkal Harga Cabe yang Makin Melangit
Narasumber penyuluh pertanian Dedi Setiawan (kiri) dari Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kec. Limpung memberikan pemaparan tentang keuntungan menanam cabe menggunakan polybag untuk menanggulangi harga cabe yang kian mahal, dalam acara Sintrenan di LPPL Abirawa FM Batang Rabu (10/5)

LPPL Abirawa TOP FM 104.9 guna mendukung program pemerintah tentang penyampaian informasi public di bidang pertanian,  program Sintrenan (Seputar Informasi Tren Pertanian) ini siap memberikan solusi dalam mengatasi serba – serbi   masalah pertanian. Salah satu masalah yang dihadapi  adalah harga cabe yang kian hari kian mahal membuat masyarakat memutar otak untuk menanam cabe, baik untuk dijual maupun dikonsumsi sendiri. LPPL Abirawa FM mengundang narasumber penyuluh pertanian Dedi Setiawan dari Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kec. Limpung, Rabu (10/05).
Menurut Dedi Setiawan cabe merupakan salah satu komoditas pertanian yang harganya sangat berfluktuasi.  Apalagi di hari – hari menjelang lebaran pasti harganya melonjak tinggi. Hal ini yang memancing warga untuk menanam cabe, baik untuk dijual maupun sekedar untuk persediaan sendiri. Sayangnya bagi yang tinggal di perkotaan keterbatasan lahan untuk menanam cabe masih menjadi masalah utama.
“Jangan khawatir Mitra Abirawa dan Kadang Tani, kami mempunyai solusi untuk menangkal harga cabe yang makin mahal, dengan cara menanam cabe dalam pot atau polybag,” ujar Dedi saat memaparkan keuntungan menanam cabe menggunakan polybag di studio LPPL Abirawa FM.
Dia mengatakan cara menanam cabe dalam pot atau polybag cukup mudah dilakukan, baik di dataran tinggi maupun rendah. Secara umum menanam cabe dapat dilakukan pada ketinggian 0-2.000 meter di atas permukaan laut. Suhu optimal bagi  tanaman cabe berkisar pada 24-27’C. Salah satu cabe yang cocok ditanam di pekarangan adalah cabe  keriting. Bibit cabe dapat dibeli di kios penjual bibit cabe dengn harga Rp. 300,- per bibit. Bibit yang sehat dan siap ditanam di polybag adalah yang berumur 3-4 minggu dan sudah membentuk 4-5 helai daun dengan tinggi antara 5-10 cm. Setelah bibit dan media tanam siap, .lakukan penanaman ke dalam polybag. Lakukan pekerjaan ini saat pagi atau sore hari, dimana matahari tidak terlalu terik untuk menghindari stress pada tanaman. Pemindahan bibit ke dalam lubang tanam dilakukan dengan hati – hati. Lakukan penyiraman 3 hari sekali dan penggunaan pestisida hanya dilakukan apabila tanaman terserang hama saja.
Dedi menambahkan panen pertama dapat dilakukan sekitar umur 60-75 hari, panen kedua dan seterusnya 2-3 hari dengan jumlah panen bisa mencapai 30-40 kali tergantung ketinggian tempat dan cara budidayanya.
Program Sintrenan dapat disimak setiap hari Rabu pukul 14.00 -15.00 wib dan Kamis pukul 20.00 – 21.00 wib. Mitra Abirawa dapat ikut berpartisipasi melalui sms 0815 692 9950 dan telpon 391 324. Sintrenan membahas serba – serbi dan memberi solusi kepada para petani. (Heri/MC)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 99
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 411
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 50
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 137
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 127
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 183