PT. Geo Dipa Energi Janji Selesaikan Kompensasi Kebocoran Sumur Gas Selesai Minggu Depan

Rabu, 17 Mei 2017 Lukman Hadi Lukito Dibaca 794 kali Teknologi
PT. Geo Dipa Energi Janji Selesaikan Kompensasi Kebocoran Sumur Gas Selesai Minggu Depan
Pj. Bupati Batang Siswo Laksono meninjau sumur gas PT. Geo Dipa Dieng
Pj. Bupati Batang Siswo Laksono meninjau kebocoran sumur gas milik PT. Geo Dipa Energi Dieng yang berada Desa Karang Tengah Kecamatan Batur Kabupaten Banjarnegera, Selasa (16/5). Kunjungan tersebut di sambut oleh Jajaran Direksi PT. Geo Dipa Dieng.

Pj. Bupati Batang Siswolaksono dalam kunjunganya mengatakan, kunjungan kami selaku pemerintah Kabupten Batang ke PT. Geo Dipa ingin mengetahui sejauh mana tingkat kerugian masyarakat akibat terdampak kebocoran sumur gas tersebut, dan bagaimana terkait kompensasi masyrakat terdampak serta penyelsaian kebocoran gas.

“Setelah kami ketemu dengan direktur PT. Geo Dipa Dieng, ternyata sudah ada kesepakatan dengan masyarakat terdampak kebocoran gas untuk diberikan santunan atau kompensasi, sehingga hari ini ada simbolis pemberian kompensasi,” kata Bupati.

Lebih lanjut Siswo Laksono menghimbau kepada masyarakat terdampak kebocoran sumur gas guna memperlancar pencairan kompensasi, masyarakat diharapkan segera menyerahkan apa yang menjadi persyaratan yang diminta oleh PT. Geo Dipa.

“Untuk mempercepat pencairan kompensasi, masyarakat harus memenuhi apa yang menjadi persyaratan untuk dan wajib agar kompensasi ini diberikan kepada yang berhak,” kata Pj. Bupati Batang.

Berharap juga kepada masyarakat setelah selesainya pembayaran kompensasi klaim pertanian warga segera untuk dibelikan bibit tanaman dan mulailah menanam kembali, agar keberlangsungan hidup sehingga tidak ada yang dirugikan.

“Setelah pembayaran kompensasi maka selesailah permasalahan dengan PT Geo Dipa terkait dengan kerugian masyarakat tanaman masyarakat,” kata Siswo Laksono.

Direktur Utama PT. Geo Dipa Energi (Persero) Riki F Ibrahim mengatakan permintaaan maaf kepada masyarakat yang terkena maupun terdampak Kebocoran Gas tersebut, dengan kebocoran gas banyak warga yang rugi terkena uap dan garam sehingga tanaman pertanian dan atap rumah atau seng banyak yang rusak maupun mati.

“Atas nama Perusahaan kami minta maaf kepada masyarakat atas kejadian ini yang tidak kita harapkan dan musibah ini di luar kontrol, dan ini musibah bukan faktor kesengajaan dari kami,” pinta direktur PT Geo Dipa Energi Riki F Ibrahim.

Disampaikan juga bahwa perusahaan tetap berkomitmen menyelesaikan atau membetulkan kerusakan kebocoran sumur gas dan sudah kita matikan sumur gas tersebut, karena pembetulan kebocoran sumur gas dapat asuransi sehingga tidak merugikan keuangan negara.

“Perusahaan berkomitmen memberikan kompensasi sebagai penggantian tanaman warga, namun semuanya melalui proses jadi tidak serta merta langsung diberikan kompensasi,” jelasnya.

Agar di kemudian hari dalam memberikan kompensasi tidak bermasalah hukum, perusahaan sangat berhati-hati sekali karena perusahaan mengeluarkan uang harus melalui ijin dan pemeriksaan BPKP, hal ini untuk menghindari kesalahan administrasi yang berdampak hukum.

”Kami akan secepatnya menyelesaikan pembayaran kompensasi warga terdampak kebocoran sumur gas, paling lambat sebelum lebaran sudah selesai tapi akan kami usahakan minggu depan harus sudah selesai,” janji Direktur PT. Geo Dipa energi.

Adapun untuk jumlah korban kebocoran gas sebanyak 600 pemilik yang berada di wilayah Batang dan Banjarnegera, dalam pembayaran kompensasi setiap warga terdampak harus menyertakan tanda bukti klaim seperti sertifikat, tanda bukti SPPT, tanda bukti sewa menyewa bagi warga yang bukan pemilik tanah.“Untuk kompensasi telah disepakati warga terdampak terkait perhitungan ganti rugi dengan menggunakan metodologi Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP),” jelas Direktur.

Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan Bantuan Pemerintah Kabupaten Batang kepada warga terdampak kebocoran sumur gas desa Pranten dan penyerahan pembayaran kompensasi warga terdampak.

Tim Reportase :
Rilis : Edo Solihun
Editor : Lukman Hadi Lukito

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 100
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184