Bupati Yoyok Riyo Sudibyo menyampaikan Program Usir Rentenir di hadapan pedagang Pasar Batang.
Berawal dari keluhan masyarakat pedagang pasar tradisional yang mengeluhkan kredit bank tongol atau rentenir dengan bunga tinggi, Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo meluncurkan Program Usir Rentenir. Program Usir Rentenir disampaikan Bupati Yoyok Riyo Sudibyo saat blusukan ke pasar sementara Batang guna menyosialiasikan program tersebut, Senin, 30/5/16. Pada kesempatan tersebut Bupati yang didampingi pimpiman Bank Jateng Cabang Batang mengajak para pedagang pasar yang memiliki hutang kepada rentenir, untuk segera melunasinya dengan mengambil kredit di Bank Jateng, yang merupakan mitra pemerintahdaerah. “Dengan bunga 7 persen paling rendah sedunia,” kata Bupati Yoyok. Bupati juga menyampaikandi hadapan pedagang pasar, pemerintah daerah telah bekerja sama dengan Bank Jateng untuk mempermudah persyaratan pengambilan kredit. Hal ini untuk mempercepat pedagang untuk lepas dari hutang rentenir yang dirasa sangat tingi bunganya. “Pemerintah telah bekerja sama dengan Bank Jateng untuk mempermudah persyaratan kredit, untuk mengusir rentenir dari pasar Batang. Ini juga merupakan program pemerintah satu bulan ke depan. Batang harus bebas dari rentenir, ” tegas Bupati.
Bupati menyarankan agar secepatnya pedagang pasar mengambil kredit Bank Jateng ini dengam persayaratan yang sangat mudah. Dengan fasilitas tanpa agunan, persyaratan mudah, plafon maksimal Rp.25 juta dengan jangka waktu kredit 3 tahun.
Apriyoga, salah satu pedagang Pasar Batang mengatakan, Program Usir Rentenir sangat bagus dengan mengalihkan kredit ke Bank Jateng dengan bunga yang sangat rendah. Tetapi dia bersama rekan-rekannya berharap untuk penagihan dilaksanakan tiap hari ke pedagang. Jika harus menyetor stiap bulan dirasa sangat berat bagi pedagang pasar. “Kami sangat setuju dengan Program Usir Rentenir karena saya berat banget dengan bunga tinggi, tapi kami butuh tambahan modal. Kami minta dari Bank Jateng untuk setoran jemput bola kepada kepada pedagang, kalau setor satu bulan sekali pedagang pasar sangat berat, seperti rentenir yang penagihanya setiap hari,” ujar Yoga.
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.