Plt. Bupati Nasikhin sebagi narasumber Inovasi pelayanan publik berbasisi open data
Jakarta - Pemerintah Kabupaten Batang menjadi salah satu kabupaten yang diundang mengikuti Seminar dan Exhibition Inovasi pelayanan publik berbasisi open data. Kegiatan yang berlangusng di halaman Kementrian Pendayaagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi di Jakarta Rabu (22/3).
Plt. Bupati Batang Nasikhin yang juga Sekda Batang mengatakan Kabupaten Batang diundang untuk mengikuti Seminar dan Exhibition Inovasi pelayanan publik berbasis open data oleh Kemenpan. Forum tersebut menyoroti pengalaman unik dan pembelajaran oleh berbagai pihak dalam mengimplementasi inisiatif open data untuk mengidentifikasi mekanisme umum, tantangan, solusi, serta visi untuk keterbukaan dan inovasi di kota-kota di Indonesia.
“Acara diramaikan pameran yang menghadirkan inovasi pelayanan publik berbasis open data yang ikuti Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Pemerintah Kabupaten Batang, Pemerintah Kota Bandung, LAPOR!-SP4N, Kementerian Agama, Kementerian Keuangan, Pemerintah Kota Pontianak, Mitra Open Data Lab Jakarta, serta APEKSI,” kata Sekda.
Dalam kesempatan tersebut Plt. Bupati berkesempatan mengisi seminar terkait tranparansi. Beliau menegaskan bahwa sebagai penyelanggara tata kelola pemerintahan, Pemkab Batang harus dan perlu meningkatkan tranparansi. Karena transparansi akan meningkatkan akuntabilitas dan peningkatkan partisipasi dan tiga hal tersebut membutuhkan inovasi.
“Empat kata kunci untuk pendukung pelayanan publik berbasis open data yaitu tranparansi, akuntanilitas, partisipasi dan inovasi,” kata Nasikhin.
Selain itu tranparansi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Batang juga telah sesuai dengan peraturan atau regulasi yang berlaku, seperti mengumumkan penetapan APBD di media massa.
“Sudah kita umumkan ringkasan APBD dan hasil pemeriksaan BPK. Sudah di tampilkan di website Pemkab, namun hal tersebut belum bisa menjangkau keseluruh lapisan masyarakat Batang,” terang Nasikhin.
“Kemudian muncul ide inovasi tranparansi anggaran dari Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo dengan Festival anggaran, yang menyajikan data APBD dari tahun sebelumnya hingga tahun mendatang. Dipadukan dengan edukasi dan entertainment,” lanjut plt bupati ini.
Kepala Bagian Humas Kabupaten Batang, Triossy Juniarto yang ikut mendampingi Plt Bupati mengatakan, Pemkabn Batang secara resmi diundang oleh Kemenpan untuk ikut dalam seminar & exhibition Inovation in publik servis trough open data leraning from the Indonesia cross sectoral champion.
“Pemkab Batang juga ikut serta dalam pameran yang menghadirkan inovasi pelayanan publik berbasis open data yang diikuti oleh 12 peserta dari kementerian, lembaga, kabupaten dan kota se-Indonesia," kata Triossy
Tim Reportase : Rilis : Edo Solihun Editor : Novia Ekawati Tama
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.